CPNS yang dilantik menjadi PNS angkatan pertama bertugas di Otorita IKN
Penajam Paser Utara (ANTARA) - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) melantik 555 calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi pegawai negeri sipil (PNS) angkatan pertama untuk mendukung pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan di ibu kota baru Indonesia di Kalimantan Timur.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa, mengatakan PNS angkatan pertama tersebut akan bertugas di lingkungan Otorita IKN.
"CPNS yang dilantik menjadi PNS angkatan pertama bertugas di Otorita IKN," katanya.
Basuki menegaskan para aparatur sipil negara (ASN) yang baru dilantik harus menginternalisasi empat karakter utama sebagai insan Otorita IKN.
Baca juga: 121 ribu PNS telah ikuti uji kompetensi dari BKN untuk pindah ke IKN
Menurut dia, tantangan membangun IKN tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga pembentukan ekosistem pemerintahan dan kehidupan masyarakat di ibu kota baru Indonesia.
Sebanyak 555 PNS tersebut berasal dari berbagai daerah dengan rentang usia 20 hingga 35 tahun. Pelantikan itu menjadi tonggak pertama bagi Otorita IKN dalam memiliki ASN yang direkrut dan dibina secara khusus.
"Pegawai direkrut dan dibina secara khusus untuk mendukung pembangunan serta penyelenggaraan pemerintahan di IKN," ujarnya.
Baca juga: OIKN: Fasilitas kesehatan siap layani ASN di ibukota baru Indonesia
Basuki mengatakan ASN Otorita IKN tidak hanya berperan sebagai pegawai pemerintah, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan semangat yang dibangun lembaga tersebut.
Karena itu, ASN Otorita IKN harus memiliki kompetensi, keberanian yang dilandasi integritas, loyalitas profesional, dan kemampuan berinovasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Ia menjelaskan integritas menjadi landasan penting karena jabatan tidak sekadar formalitas administratif, melainkan amanah yang harus dijaga selama masa pengabdian.
Baca juga: Menteri PANRB tinjau kesiapan IKN pastikan ASN tinggal dengan nyaman
Selain itu, loyalitas profesional harus ditujukan kepada profesi, tugas, dan tanggung jawab yang diemban. ASN juga dituntut mampu berpikir kreatif, berimprovisasi, dan menghasilkan terobosan dalam menyelesaikan berbagai persoalan.
Sebelum dilantik menjadi PNS, ratusan CPNS tersebut mengikuti pembinaan dan persiapan yang didampingi Grup 4 Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Pembinaan itu bertujuan membangun kedisiplinan, kekompakan, dan karakter sebagai aparatur negara yang akan mengemban tugas di IKN, kata Basuki.
Baca juga: Otorita siapkan jalan akses utama KIPP IKN sambut aktivitas ASN
Baca juga: IKN siap sambut aktivitas ASN jadi pusat pemerintahan baru Indonesia
Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.