satu unit huntara akan dilengkapi dua tempat tidur, lemari, dan kipas angin. Selain itu, kawasan ini juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti tempat makan, WC, dapur, mushalla dan ruang terbuka hijau
Jakarta (ANTARA) - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mengungkapkan pembangunan hunian sementara atau huntara untuk masyarakat yang bermukim di kawasan pinggir rel kereta api di Senen, Jakarta Pusat, telah selesai.
"Tadi saya cek sudah selesai," ujar Ara dalam peresmian Kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan Perkotaan Kementerian PKP di Jakarta, Selasa.
Dirinya berharap huntara tersebut dapat diresmikan pada 15 Juni tahun ini.
"Sudah siap diresmikan tanggal 15 Juni," kata Ara.
Sebagai informasi, Menteri PKP Maruarar Sirait memberikan apresiasi kepada BUMN karya seperti Hutama Karya, Wijaya Karya dan PP (Persero) terkait pembangunan huntara untuk masyarakat yang bermukim di kawasan pinggir rel kereta api di daerah Senen.
Progres pembangunan 324 unit huntara ini, kata Ara, sangat luar biasa dan cepat, dengan target penyelesaian pada 15 Juni.
Dirinya menegaskan bahwa pembangunan huntara ini merupakan langkah cepat pemerintah dalam menyediakan hunian yang layak dan manusiawi bagi masyarakat.
Baca juga: Menteri PKP: Alokasi BSPS di DIY tahun ini naik 28 kali lipat lebih
Baca juga: Menteri PKP sebut DIY jadi daerah capaian tertinggi KUR perumahan
Pemerintah ingin memastikan masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, aman dan tertata. Huntara tersebut merupakan solusi cepat sambil kita siapkan penataan permanen.
Ara memastikan bahwa hunian yang dibangun tidak hanya cepat, tetapi juga memperhatikan kelayakan dan kenyamanan bagi masyarakat.
Menurut dia, satu unit huntara akan dilengkapi dua tempat tidur, lemari, dan kipas angin. Selain itu, kawasan ini juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti tempat makan, WC, dapur, mushalla dan ruang terbuka hijau.
Ara juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor dalam percepatan program ini.
Pembangunan huntara di kawasan Senen ini diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari penataan kawasan perkotaan yang lebih tertib, aman dan manusiawi.
Melalui langkah ini, Kementerian PKP menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi hunian yang cepat, tepat dan berpihak kepada masyarakat yang membutuhkan.
Baca juga: Menteri PKP tingkatkan alokasi Program BSPS di Sulawesi Tenggara
Baca juga: Menteri PKP luncurkan BSPS se-Sulawesi dengan kuota Sultra 8.973 rumah
Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.