Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas (Sudin) Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Utara menggelar layanan uji emisi gratis bagi kendaraan bermotor di Kantor Wali Kota, Selasa.

"Uji emisi ini bertujuan untuk memantau sejauh mana tingkat kepatuhan pemilik kendaraan terhadap standar emisi yang berlaku," kata Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara Evy Sulistiawati di Jakarta, Selasa.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 tersebut melakukan uji emisi terhadap 45 kendaraan yang terdiri dari kendaraan dinas, pegawai, hingga kendaraan milik tamu yang memasuki kawasan kantor itu.

Evy menyebut, kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendorong kepatuhan masyarakat terhadap pentingnya menjaga kondisi kendaraan agar tetap ramah lingkungan.

Pemeriksaan dilakukan mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB dengan melibatkan petugas yang melakukan pengujian emisi terhadap berbagai jenis kendaraan yang beroperasi.

"Dari kegiatan ini, kami dapat melihat persentase kendaraan yang memenuhi ketentuan dan layak beroperasi dari sisi lingkungan," ujar Evy.

Dia merinci, dari total 45 kendaraan yang mengikuti pemeriksaan, sebanyak 29 unit merupakan sepeda motor, 15 unit mobil berbahan bakar bensin, dan satu unit mobil berbahan bakar solar.

Baca juga: DKI terus tingkatkan kepatuhan warga ikut uji emisi

Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar kendaraan roda empat memenuhi standar emisi yang ditetapkan.

Namun demikian, dari 29 sepeda motor yang diperiksa, terdapat 12 unit yang dinyatakan tidak lulus uji emisi. Terhadap pemilik kendaraan tersebut, petugas memberikan edukasi mengenai pentingnya perawatan mesin dan melakukan servis berkala guna menekan tingkat pencemaran udara yang dihasilkan kendaraan.

Dia mengatakan, layanan uji emisi gratis tidak hanya dilaksanakan di lingkungan perkantoran pemerintah. Suku Dinas LH Jakarta Utara secara rutin menyelenggarakan kegiatan serupa di enam kecamatan yang ada di wilayah Jakarta Utara melalui pendekatan jemput bola ke tengah masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya uji emisi sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas udara perkotaan.

Menurutnya, kendaraan yang terawat dengan baik tidak hanya lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar, tetapi juga menghasilkan emisi yang lebih rendah sehingga dapat mengurangi pencemaran udara.

"Kami berharap semakin banyak pemilik kendaraan yang sadar untuk melakukan uji emisi dan perawatan kendaraan secara berkala. Ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas udara di Jakarta," ucap Evy.

Adapun uji emisi menjadi salah satu instrumen penting dalam mengurangi dampak polusi udara dari sektor transportasi sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan perkotaan yang lebih sehat, bersih, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, dia berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengendalian pencemaran udara terus meningkat.

Baca juga: Sudin LH Jaksel targetkan 1.700 kendaraan ikut uji emisi gratis

Baca juga: Pemkot Jakut razia uji emisi kendaraan bermotor untuk cegah polusi

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.