Jakarta (ANTARA) - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI dapat menjadi sarana yang efektif untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif nasional kepada masyarakat yang lebih luas melalui penyiaran.
“TVRI dapat menjadi jembatan yang mempertemukan kreativitas para pelaku ekonomi kreatif dengan masyarakat luas. Dengan jangkauan yang dimiliki, TVRI berpotensi memperkuat apresiasi terhadap karya anak bangsa sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi para kreator untuk berkembang," terang Teuku Riefky dalam keterangan yang diterima dan dikonfirmasi di Jakarta pada Selasa.
Menteri Riefky mengatakan TVRI memiliki posisi strategis dalam membangun narasi Indonesia sekaligus menjadi ruang bagi lahirnya kreativitas dan inovasi anak bangsa.
Baca juga: Strategi pelaku ekraf untuk hadapi kondisi ekonomi global
Baca juga: Sektor ekraf berpeluang bertahan di situasi ekonomi global
Menurutnya TVRI yang saat ini dipimpin Tubagus Fiki Chakara Satari sebagai Direktur Utama Pengganti Antarwaktu (PAW) Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI periode 2023–2028, diharapkan mampu membuka peluang lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif di berbagai daerah dan semakin memperkuat posisi TVRI sebagai lembaga penyiaran publik yang relevan dan inklusif.
Selain itu pelantikan ini menjadi momentum penting dalam mempercepat transformasi penyiaran publik di tengah lanskap media digital yang dinamis.
Kolaborasi antara dunia penyiaran dan ekosistem ekonomi kreatif juga diharapkan dapat menghadirkan lebih banyak ruang bagi karya serta talenta kreatif Indonesia.
Ketua Dewan Pengawas LPP TVRI Agus Sudibyo mengatakan penetapan Direktur Utama PAW dilakukan setelah Dewan Pengawas mempertimbangkan kebutuhan organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan industri penyiaran yang terus berkembang.
Agus menilai pelantikan tersebut berlangsung pada momentum yang krusial. Dalam waktu dekat TVRI akan menayangkan Piala Dunia FIFA 2026, sekaligus menghadapi perubahan pola konsumsi media yang semakin dipengaruhi platform digital, media sosial, dan layanan streaming.
“TVRI menghadapi perubahan ekosistem media yang berlangsung sangat cepat. Karena itu, transformasi perlu dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan agar TVRI tetap relevan, adaptif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital,” katanya.
Pelantikan Direktur Utama PAW LPP TVRI diharapkan semakin memperkuat peran TVRI sebagai lembaga penyiaran publik yang adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus memperluas ruang kolaborasi antara dunia penyiaran dan ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.
Baca juga: Komisi VII DPR dorong Piala Dunia 2026 jadi penggerak ekonomi daerah
Baca juga: TVRI gratiskan izin nobar Piala Dunia untuk warkop di Aceh
Baca juga: Komisi VII akan rapat dengan TVRI, RRI, ANTARA, bahas evaluasi kinerja
Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.