Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Barat (Jakbar) menyalurkan sebanyak 379 Alat Bantu Fisik (ABF) bagi warga difabel selama 2026.

"Kursi roda 233 unit, alat bantu dengar 92 unit, kaki palsu 10 unit, tongkat kaki 30 unit, tongkat walker 14 unit," kata Kepala Sudinsos Jakbar Fajar Laksono melalui pesan singkat di Jakarta, Rabu.

Pengajuan bantuan ABF ke Sudinsos dapat dilakukan melalui RT/RW setempat. Dari RT/RW, pengantar dari warga difabel yang mengajukan akan dilanjutkan ke kelurahan, dan pihak kelurahan akan mengeluarkan surat pengantar masyarakat (Surat PM 1) yang ditujukan kepada Sudinsos.

"Pengajuan ke kita itu lewat Pendamsos (Pendamping Sosial) bersama Kasatpel Sudinsos untuk mengurus administrasinya," ujar Fajar.

Selanjutnya, petugas akan melakukan kunjungan untuk melakukan asesmen terhadap kondisi calon penerima ABF.

"Petugas kita lakukan visit itu untuk melihat butuhnya apa dan urgensinya sejauh mana. Secara administrasi dan fisik kita cek, biar penyaluran ABF itu tepat sasaran," pungkas Fajar.

Baca juga: Jakbar targetkan 970 alat bantu fisik difabel tersalurkan pada 2026

Sebelumnya, Sudinsos Jakbar menargetkan sebanyak 970 alat bantu fisik (ABF) bagi warga difabel tersalurkan sepanjang 2026.

Jumlah tersebut lebih banyak dari realisasi penyaluran ABF pada 2025, yakni 809 unit.

"Untuk target pengadaan 2026, ada 970 ABF," ungkap Fajar.

Dia menyebutkan 970 ABF itu terdiri dari 600 unit kursi roda dewasa, 25 unit kursi roda anak, 50 unit tongkat kaki tiga, 50 unit tongkat walker, 25 unit tongkat netra, 200 unit alat bantu dengar (hearing aid), dan 20 unit kaki palsu.

Baca juga: Sebanyak 809 alat bantu fisik difabel disalurkan di Jakbar selama 2025

Baca juga: Jakbar distribusikan 343 alat bantu disabilitas selama 2024

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.