Jakarta (ANTARA) - PT MRT Jakarta (Perseroda) dan Badan Pusat Statistik (BPS) mengembangkan pemanfaatan data dan informasi statistik bidang usaha perkeretaapian umum perkotaan.

“Saat ini, data memegang pemeran penting dan strategis dalam pengambilan kebijakan. Kesepakatan bersama BPS RI hari ini merupakan langkah penting dalam mendukung perencanaan dan analisis mobilitas masyarakat," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Kesepakatan tersebut dituangkan ke dalam nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Pusat Informasi area konstruksi Stasiun Monas, Jakarta, Selasa (9/6).

"Kami berharap kemitraan strategis ini menghasilkan langkah nyata, baik dalam bentuk studi bersama, integrasi data, maupun pengembangan dashboard, hingga analisis bersama,” tutur Tuhiyat.

Dalam kesempatan yang sama, Amalia menyebutkan kerja sama tersebut akan menghasilkan data yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Melalui nota kesepahaman ini, BPS RI dan PT MRT Jakarta (Perseroda) sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam bidang penguatan data dan analisis, dengan tujuan akhir bersama, yaitu menghasilkan statistik resmi negara atau official statistics yang semakin relevan, akurat, dan bermanfaat," ungkap Amalia.

Baca juga: MRT cari investor untuk kembangkan kawasan "Park and Ride" Lebak Bulus

Setelah melakukan penandatanganan, rombongan MRT Jakarta dan BPS juga berkesempatan meninjau area konstruksi Stasiun Monas.

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda) Weni Maulina yang mendampingi rombongan tersebut menjelaskan tentang profil stasiun serta target operasional pada akhir 2027 mendatang.

Sementara itu, ruang lingkup nota kesepahaman tersebut meliputi pelaksanaan kajian dan penelitian data perkeretaapian umum perkotaan, pengembangan sistem informasi bersama, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Rencananya, kerja sama itu berlangsung hingga tiga tahun ke depan.

Baca juga: Pendapatan MRT Jakarta capai Rp1,5 triliun pada 2025

Baca juga: MRT Jakarta akan kembangkan Stasiun Fatmawati

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.