Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti menerima surat untuk Presiden dari murid SDN Cimahpar 5, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, yang menyampaikan terima kasih atas perbaikan sekolah mereka melalui program revitalisasi satuan pendidikan.

Seorang siswi kelas 4 bernama Siti Maulida membacakan surat tersebut secara langsung di hadapan Mendikdasmen, Abdul Mu’ti serta Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno.

“Perkenalkan, kami adalah siswa-siswi SD. Melalui surat ini, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden atas gedung sekolah baru yang telah diberikan kepada kami,” kata Maulida di SDN Cimahpar 5, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, Rabu.

Baca juga: Mendikdasmen terima surat untuk Presiden dari NTT

Dalam suratnya, ia mengatakan program revitalisasi satuan pendidikan telah membuat gedung sekolah tersebut menjadi lebih bagus, nyaman, dan aman, sehingga membuat proses pembelajaran mereka menjadi menyenangkan setiap hari.

Selain program revitalisasi satuan pendidikan, Maulida mewakili para murid juga menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas pemberian program Makan Bergizi Gratis yang membuat mereka menjadi lebih semangat belajar dan berenergi saat mengikuti kegiatan pembelajaran.

“Kami merasa bahagia dan bersyukur atas perhatian Bapak Presiden kepada kami, anak-anak Indonesia. Kami berjanji akan rajin belajar, disiplin, dan menjadi anak yang baik agar bisa meraih cita-cita serta membanggakan bangsa dan negara,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto yang ingin para murid untuk terus mengejar cita-cita.

Baca juga: Siswa Sekolah Rakyat SMA di Aceh titipkan surat untuk Presiden

Baca juga: Angkat kisah anak NTT, TVRI rilis film "Surat Untuk Presiden"

“Pak Presiden berpesan agar kalian jadi anak-anak Indonesia yang rajin, harus jadi anak-anak yang hebat. Bercita-cita yang mulia, bercita-cita yang tinggi. Jangan rendah diri, jangan penakut. Jangan mudah menyerah. Hanya karena kalian bukan anak Jakarta, hanya karena bukan orang kota. Kalian harus percaya diri, karena kalian semua punya kemampuan,” ujar Mendikdasmen Mu’ti.

Ia menambahkan Presiden juga berpesan agar para murid menguasai bahasa asing, sehingga dapat bersaing di dunia global.

“Pak Presiden berpesan agar kalian jadi anak-anak Indonesia yang rajin, kuasai bahasa asing. Ya, kuasai bahasa asing,” kata Mu'ti.

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.