Jakarta (ANTARA) - Diplomasi bahasa Indonesia di Amerika Serikat menunjukkan perkembangan positif, ditandai dengan partisipasi ratusan pembelajar dalam program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) pada Semester Musim Semi 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan Kedutaan Besar RI di Washington D.C. bersama Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI itu diikuti 439 pembelajar dewasa serta 178 peserta anak dan remaja.

Dalam rilis pers KBRI Washington yang diterima Rabu, disebutkan bahwa para peserta menampilkan kemampuan mereka berbahasa Indonesia melalui pidato, pembacaan puisi, pantun, hingga lagu berbahasa Indonesia dalam rangka menutup Semester Musim Semi 2026.

Sejumlah peserta membawakan puisi karya Sapardi Djoko Damono, sementara kelompok lain menyanyikan lagu “Tahu Tempe, Kacang Dele”.

Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Indroyono Soesilo mengatakan kemampuan berbahasa Indonesia yang ditunjukkan para peserta menjadi bagian dari upaya diplomasi lunak Indonesia di tingkat internasional.

“Kemampuan berbahasa Indonesia yang ditunjukkan para peserta merupakan bagian dari upaya diplomasi lunak Indonesia untuk semakin memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional, khususnya di Amerika Serikat,” ujarnya.

Menurut Indroyono, posisi Bahasa Indonesia terus menguat di tingkat global sejak ditetapkan sebagai bahasa resmi dalam forum UNESCO pada 2023.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin mengatakan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia dalam forum internasional juga terus berkembang.

Ia mencontohkan pidato resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti dalam Sidang Umum UNESCO ke-43 pada 2025 yang disampaikan menggunakan Bahasa Indonesia.

Hafidz juga mengingatkan bahwa Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 menargetkan Bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional pada 2045.

Selain di berbagai negara, penggunaan Bahasa Indonesia juga terus berkembang di sejumlah lembaga internasional, termasuk di lingkungan Vatikan.

Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Amerika Serikat diselenggarakan secara daring dan terbuka bagi pelajar, mahasiswa, peneliti, profesional, hingga pengajar bahasa asing.

Sejak pandemi COVID-19, pelaksanaan program tersebut menjangkau peserta dari berbagai wilayah di Amerika Serikat, termasuk melalui program BIPA di Universitas Yale yang diminati mahasiswa dan dosen lintas disiplin ilmu.

Bagi mereka yang berminat, pendaftaran peserta untuk Program BIPA Musim Gugur 2026 akan segera dibuka melalui KBRI Washington, D.C. Program tersebut dijadwalkan mulai berlangsung pada September 2026.

Baca juga: Kelas virtual Bahasa Indonesia diluncurkan di Amerika Serikat

Baca juga: KBRI Canberra gelar kelas bahasa Indonesia untuk dewasa di Australia

Pewarta: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.