Jakarta (ANTARA) - Ponsel pintar Samsung Galaxy S27 mulai menunjukkan tanda-tanda kehadirannya setelah muncul dalam basis data International Mobile Equipment Identity (IMEI) milik GSM Association (GSMA).

Melansir GSM Arena, Selasa (9/6) waktu setempat, ponsel tersebut terdaftar dengan nomor model SM-S952. Adapun ponsel yang tercantum dalam basis data IMEI adalah SM-S952U merupakan varian untuk pasar Amerika Serikat.

Kemunculan Galaxy S27 dalam basis data IMEI menjadi indikasi awal bahwa perusahaan teknologi asal Korea Selatan itu tengah mempersiapkan generasi terbaru dari lini ponsel Galaxy S.

Baca juga: Samsung Galaxy Z Flip8 telah dapatkan sertifikasi dari FCC

Pencatatan di basis data IMEI umumnya menjadi salah satu jejak awal perangkat yang akan diluncurkan ke pasar. Setelah itu, perangkat biasanya akan mulai muncul dalam berbagai sertifikasi di sejumlah negara menjelang peluncuran resminya.

Sejumlah laporan sebelumnya mengungkapkan bahwa Galaxy S27 berpotensi menggunakan panel layar yang diproduksi oleh perusahaan asal China BOE alih-alih Samsung Display yang selama ini menjadi pemasok utama layar untuk ponsel Galaxy.

Selain itu, Galaxy S27 juga dirumorkan akan ditenagai chipset Exynos 2700 buatan Samsung untuk sejumlah pasar tertentu.

Laporan lain menyebut lini Galaxy S27 kemungkinan akan bertambah menjadi empat model. Jika informasi tersebut akurat, Samsung diperkirakan akan menghadirkan satu varian baru untuk melengkapi jajaran Galaxy S27 reguler, Plus, dan Ultra.

Galaxy S27 diperkirakan akan debut pada Januari tahun depan.

Baca juga: Apple tunda peluncuran Siri AI untuk iPhone dan iPad di Uni Eropa

Baca juga: Spesifikasi Oppo Reno16 versi global terungkap, beda dari China

Baca juga: Desain Vivo X Fold 6 terungkap usai muncul di ajang French Open

Baca juga: Realme bersiap merilis ponsel seri P4

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.