Pamekasan (ANTARA) - Manajemen Madura United FC memutuskan untuk mempertahankan ketiga kiper klub sepakbola berjuluk 'Laskar Sape Kerrap' itu untuk musim kompetisi 2026/2027.
"Ketiga penjaga gawang telah diputuskan oleh manajemen klub untuk tetap bersama Madura United dalam mengarungi kompetisi Super League 2026/2027 adalah Moch Diky, Adhitya Harlan dan Rendy Razzaqu," kata Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Annisa Zhafarina di Pamekasan, Jawa Timur, Rabu sore.
Ia menjelaskan keputusan pihak manajemen melanjutkan kontrak ketiga kiper berdasarkan evaluasi dan dedikasi yang mereka tunjukkan kepada klub selama kompetisi Super League 2025/2026 berlangsung.
"Sehingga layak untuk membela tim ini di musim kompetisi 2026/2027," katanya.
Annisa menuturkan, pihak manajemen telah menawarkan penandatanganan kontrak baru kepada ketiga penjaga gawang tersebut.
"Dua di antaranya telah menyatakan bersedia menandatangani kontrak untuk menjadi bagian dari Madura United di musim kompetisi 2026-2027, yakni Adhitya Harlan, dan Rendy Razzaqu, sedangkan penjaga gawang Moch Diky masih dalam proses," katanya.
Pada musim kompetisi Super League 2025/2026, manajemen Madura United merekrut sebanyak lima orang penjaga gawang, yakni Moch Diky, Adhitya Harlan, Rendy Razzaqu, Miswar Saputra dan Satrio Azhar.
Dari lima penjaga gawang itu, dua di antaranya telah diputuskan untuk tidak diperpanjang, yakni Miswar Saputra dan Satrio Azhar.
"Tapi tidak menutup kemungkinan, kami juga masih akan mencari penjaga gawang pengganti keduanya untuk memperkuat tim," kata Annisa.
Kepada Miswar Saputra dan Satrio Azhar, Direktur PT PBMB Annisa Zhafarina menyampaikan ucapan terima atas kebersamaan mereka di klub sepakbola yang menjadi kebanggaan masyarakat di Pulau Garam tersebut selama ini.
Baca juga: Madura United rekrut Ze Gomes untuk musim kompetisi 2026-2027
Baca juga: I.League umumkan hasil evaluasi stadion untuk musim kompetisi 2026/27
Pewarta: Abd Aziz
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.