Jakarta (ANTARA) - Bogor Hornbills mengungguli Satria Muda Pertamina Bandung 2-1 dalam rangkaian semifinal Indonesian Basketball League (IBL) 2026 seusai merebut kemenangan 93-82 dalam Gim 3 di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu.
Hornbills kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengunci satu tiket final dari babak semifinal yang menggunakan format best-of-five atau mencari tiga kemenangan terlebih dahulu.
Statistik laman resmi IBL mencatat perpaduan tiga pemain asing Hornbills yakni Stephaun Branch, Kaleb Avery Wesson, dan Travin Thibodeaux, menjadi motor utama untuk meraup banyak poin dari tim tamu yang dilatih Djordje Jovicic.
Wesson dan Branch membukukan double-double, yakni masing-masing 32 poin dan 11 rebound, serta 16 poin dan 10 assist. Sedangkan power forward Thibodeaux yang dinobatkan sebagai IBL League MVP 2026, mencetak 29 poin, sembilan rebound, dan lima assist.
Dari sisi Satria Muda, Niven Antone Glover menjadi pencetak poin terbanyak untuk timnya, yaitu 19 poin dua rebound, dan tiga assist. Sementara kontribusi pemain lokal yang paling signifikan, lahir dari tangan Dame Diagne yang menorehkan 15 poin dan empat rebound.
Gim 4 semifinal bagi kedua tim, tetap diselenggarakan di GOR Laga Tangkas, pada Jumat (12/6). Untuk Gim 5 jika diperlukan akan kembali digelar di kandang Satria Muda, Minggu (14/6).
Baca juga: Pelatih Bogor Hornbills tabuh genderang perang kepada Satria Muda
Baca juga: Satria Muda fokus perkuat pertahanan saat tandang ke markas Hornbills
Satria Muda mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah pertama, kedua, dan kelima, karena berhasil finis sebagai peringkat kedua klasemen pada musim reguler. Hasil itu membuat mereka menjadi unggulan kedua, sedangkan Bogor Hornbills yang dikomandoi Cesar Camara mengakhiri musim tersebut di posisi ketiga.
Sementara itu, sejak awal laga, kedua tim langsung memainkan tempo cepat dan saling membombardir pertahanan lawan.
Guard andalan Satria Muda, Yudha Saputera, membuka keran skor laga lewat tembakan tiga angka. Namun, hal yang sama dibalas oleh David Nuban, sehingga skor sementara menjadi 3-3.
Setelah itu, kedua tim saling mencetak angka sehingga tidak ada yang mendominasi permainan, alhasil skor tipis 24-23 tercatat untuk keunggulan tuan rumah.
Pada kuarter kedua, tempo permainan masih sama dibandingkan sebelumnya. Hornbills yang sangat bertumpu dengan pergerakan tiga pemain asingnya, kembali unggul tipis 59-47 di akhir kuarter kedua.
Usai halftime, Yudha dan rekannya mulai menunjukkan taji sebagai klub dengan pemegang cincin juara terbanyak dalam liga bola basket kasta tertinggi di Indonesia.
Center Giorgi Bezhanishvili bahkan tercatat tiga kali berhasil melepas tembakan tiga angka, disertasi sumbangsih driving lay up dari Glover dan dunk Dame Diagne. Satria Muda berbalik unggul 69-64.
Saat kuarter terakhir atau keempat, tiga serangkai Branch, Wesson, dan Thibodeaux kembali memanas.
Mereka bergantian mencetak poin untuk timnya, bahkan David Nuban turut menyumbang poin lewat satu tembakan tiga angka dan jump shot. Skor akhir laga pun tercatat 93-82 untuk kemenangan Bogor Hornbills.
Baca juga: Pelita Jaya fokus pemulihan sebelum bertandang ke markas Dewa United
Baca juga: Bosch nilai ritme bertahan Dewa buruk saat kalah lawan Pelita Jaya
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.