Shenyang (ANTARA) - Forum Kerja Sama Media ASEAN-China (ASEAN-China Media Cooperation Forum), yang diselenggarakan China International Communications Group (CICG), ASEAN-China Centre, dibuka pada Selasa (9/6) di Shenyang, ibu kota Provinsi Liaoning, China timur laut. Forum ini berfokus pada sektor media sosial dan memprakarsai Inisiatif Rencana Kreator Media Sosial China-ASEAN yang bertujuan mendorong kaum muda China-ASEAN memperdalam persahabatan via narasi digital yang aktif dan inovatif.
Dalam pidatonya, Chang Bo, direktur CICG, mengatakan bahwa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), mahadata, komputasi awan dan teknologi digital lainnya sedang mengalami iterasi yang semakin cepat sehingga digitalisasi, kecerdasan dan pembangunan terpadu sudah menjadi tren umum di kalangan media.
Mengingat China dan ASEAN masing-masing memiliki 1.125 miliar dan 480 juta pengguna internet, potensi pertumbuhan pasar digital di kedua belah pihak sangat menjanjikan dan menyediakan ruang kerja sama yang luas untuk bidang pembangunan teknologi digital, ekosistem platform digital dan inovasi konten.
Khammone Chanthakith, pejabat senior Laos di bidang komunikasi, mengatakan bahwa kerja sama media China-ASEAN berkembang pesat, tidak hanya diwakili hasil pertukaran teknologi dan kalangan pers, tetapi juga dilihat dari diperkuatnya fondasi kepercayaan antara kedua belah pihak. Dia juga menyebut kerja sama kedua belah pihak dapat diperluas hingga pembuatan konten bersama dan pembinaan talenta serta pembagian pengalaman media.
Sejumlah diskusi meja bundar tentang inovasi teknologi dan tanggung jawab sosial yang dipikul media diadakan di sela-sela forum, di mana para hadirin menyoroti peran media dalam mengisahkan cerita persahabatan China-ASEAN dan mendorong rakyat kedua belah pihak lebih mengenal satu sama lain.
Sejak diadakan pertama kalinya pada 2018, Forum Kerja Sama Media ASEAN-China sudah menjadi platform mekanisme kerja sama yang penting untuk media kedua belah pihak.
Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.