Sekarang lagi water bombing di wilayah karhutla Desa Cot Seumeureng, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat
Meulaboh (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) melakukan pemadaman melalui udara dengan water bombing (pengeboman air) sebagai pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang sampai saat ini masih terjadi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Barat.
“Sekarang lagi water bombing di wilayah karhutla Desa Cot Seumeureng, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronal kepada wartawan, Kamis.
Seperti diketahui, water bombing adalah teknik pemadaman kebakaran, terutama (karhutla) yang dilakukan dari udara dengan cara menjatuhkan atau menyiramkan air dalam jumlah besar ke titik api. Metode ini sangat diandalkan untuk menjangkau lokasi kebakaran yang sulit atau berbahaya diakses oleh tim darat.
Metode ini menggunakan sarana armada udara khusus, seperti helikopter, yang membawa ember raksasa (bambi bucket) atau pesawat terbang sayap tetap. Air yang dijatuhkan akan membasahi area sekitar api, sekaligus menurunkan suhu secara drastis untuk memadamkan kebakaran tersebut
Baca juga: Karhutla di Aceh Barat meluas capai 31,1 hektare pada lima kecamatan
Teuku Ronal mengatakan water bombing yang dilakukan oleh BNPB diharapkan dapat memadamkan area kebakaran lahan, yang selama ini belum terjangkau sepenuhnya oleh tim pemadam.
Ia menjelaskan pada Selasa (9/6) fokus penanganan diarahkan ke Kecamatan Bubon dengan bantuan helikopter water bombing, sementara Tim Damkar dari Pos Meureubo berhasil menjinakkan api di Gampong Ujong Tanoh Darat, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat.
Lahan yang terdampak kebakaran tersebut diantaranya di Kecamatan Kecamatan Bubon meliputi Desa/Gampong Berawang (15 hektare) dan Gampong Kuta Padang Layung (10 hektare).
Baca juga: Bantu padamkan kahutla, BNPB tabur satu ton garam di langit Aceh Barat
Kecamatan Johan Pahlawan meliputi Gampong Lapang (satu hektare) dan Gampong Seunebok (0,5 hektare). Kecamatan Meureubo meliputi Gampong Ujong Tanoh Darat (Titik I: 1,6 hektare dan Titik II: satu hektare).
Kecamatan Samatiga di Gampong Cot Seumeurueng (dua hektare), Kecamatan Arongan Lambalek di Gampong Gunung Pulo (satu hektare).
Teuku Ronal mengatakan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Aceh Barat hingga saat ini terus dilakukan bersama tim gabungan baik di darat maupun dengan jalur udara, sehingga kobaran api diharapkan dapat dipadamkan seluruhnya.
Baca juga: HAkA: Citra satelit deteksi 280 hektare area terbakar di Aceh Barat
Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.