Serang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Banten mengalokasikan anggaran sekitar Rp9,7 miliar untuk merevitalisasi Situ Cikedal di Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang agar lebih aman, tertata, serta dapat dimanfaatkan sebagai ruang publik sekaligus destinasi wisata baru di selatan Banten.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, di Serang, Kamis, menyatakan bahwa proyek revitalisasi tersebut saat ini masih dalam tahap tender dan evaluasi. Jika seluruh proses berjalan lancar, pekerjaan fisik ditargetkan dapat dimulai paling lambat akhir Juni 2026.
Pada tahap awal, penataan akan difokuskan pada pembangunan sarana dasar, pengamanan sempadan, dan penyediaan fasilitas bagi pengunjung.
“Sekarang masih evaluasi. Nanti kita bikin area pengamanan situ nya, habis itu kita bikin trek buat orang agar bisa jalan menikmati situ,” kata Arlan.
Arlan menambahkan bahwa revitalisasi ini akan dilaksanakan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah setiap tahunnya. Ia juga memastikan bahwa pembangunan tersebut tidak akan menggusur atau mengambil lahan milik warga setempat.
“Yang kita bangun sekarang masuk ke dalam sempadan situ, jadi enggak menggunakan lahan masyarakat. Karena kita juga enggak mau mengambil hak masyarakat,” tegasnya.
Pihaknya mengaku optimistis seluruh pekerjaan fisik dapat rampung pada Desember 2026, meskipun terdapat tantangan berupa penyesuaian harga material.
Baca juga: Pemprov Banten harapkan pemulihan fungsi Situ Cihuni jadi wisata baru
Baca juga: KPK dampingi Pemprov Banten kembalikan aset daerah sejumlah situ
Sementara itu, Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menjelaskan bahwa revitalisasi Situ Cikedal merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong pusat pertumbuhan ekonomi baru di Pandeglang. Selain mengedepankan fungsi konservasi air, kawasan ini dinilai memiliki potensi pariwisata yang besar untuk menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.
“Situ Cikedal mau kita rapihkan untuk menjadi wisata unggulan. Kita akan mulai dari penataan lingkungan, akses jalan, dan fasilitas pendukungnya,” ujar Dimyati yang pernah menjadi Bupati Pandeglang.
Dimyati juga menegaskan bahwa proyek ini tetap mengutamakan kelestarian ekosistem lingkungan dan tidak sekadar berfokus pada pembangunan fisik.
“Kita jaga alamnya, kita kembangkan fungsinya. Karena Situ Cikedal ini bukan hanya tempat untuk konservasi air, lebih dari itu bisa dijadikan destinasi wisata unggulan dan penguatan ekonomi lokal,” pungkas Dimyati.
Baca juga: KLH revitalisasi Situ Lido dan pastikan pengelolaan berkelanjutan
Baca juga: Pemkot Depok dan DKI Jakarta revitalisasi Situ Pendongkelan
Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.