Jakarta (ANTARA) - Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih harus mampu menyediakan barang kebutuhan masyarakat dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar, terutama untuk barang-barang bersubsidi.

“Terutama yang barang-barang subsidi, seperti LPG 3 kilogram, minyak, beras, pupuk itu harus lebih murah," kata Ferry dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Kamis.

Ferry mengatakan harga yang lebih terjangkau itu menjadi salah satu indikator kinerja utama (KPI) Koperasi Merah Putih.

Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah, koperasi tersebut juga diharapkan mempermudah akses pembiayaan bagi masyarakat melalui layanan keuangan mikro.

Baca juga: BPJS Kesehatan gandeng Kopdes Merah Putih sebagai kanal pembayaran JKN

Menurut dia, skema pembiayaan yang disalurkan melalui koperasi harus menawarkan tingkat bunga yang lebih rendah.

"Presiden sudah memberi arahan paling maksimal 6 persen," ujarnya.

Ferry menambahkan untuk menjaga harga barang tetap kompetitif, pemerintah akan mendorong Koperasi Merah Putih memperoleh pasokan langsung dari produsen atau perusahaan pemegang merek utama.

"Kalau untuk barang-barang di luar subsidi, itu kita pasti akan lakukan pengambilan barang dari pabrikan atau prinsipal-prinsipal besar sehingga kita bisa menjual dengan harga yang lebih terjangkau buat masyarakat," ucapnya.

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.