Jakarta (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan total kebutuhan anggaran infrastruktur berbasis masyarakat (IBM) Kementerian Pekerjaan Umum tahun anggaran 2027 mencapai Rp6,32 triliun.
Dia mengatakan, Kementerian PU memberikan perhatian khusus pada infrastruktur berbasis masyarakat. IBM ini sangat penting karena dampaknya paling dekat dan langsung dimanfaatkan oleh masyarakat baik dari sisi fisik maupun dari sisi ekonomi.
"Total kebutuhan anggaran infrastruktur berbasis masyarakat Kementerian PU tahun anggaran 2027 mencapai Rp6,32 triliun untuk kurang lebih 16.026 lokasi. Kami terus melakukan konsolidasi dan penajaman program agar dukungan terhadap IBM tetap terjaga dan manfaatnya berkelanjutan," ujar Dody dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis.
Namun, kata dia, dalam pagu indikatif Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp98,47 triliun, alokasi yang tersedia baru sebesar Rp1,65 triliun untuk 4.127 lokasi. Dengan kondisi tersebut, IBM hanya mencakup sebagian lokasi IBM, yakni 2.000 lokasi P3-TGAI (Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi) dan 2.127 lokasi atau unit kegiatan Cipta Karya.
Baca juga: Mentan: Pembangunan infrastruktur pascapanen perkuat pangan nasional
Menurut dia, untuk memperluas jangkauan manfaat program itu, dari kebutuhan yang belum tertampung sebesar Rp121,34 triliun, di dalamnya termasuk usulan tambahan anggaran untuk program IBM dan jembatan gantung sebesar Rp4,67 triliun untuk kurang lebih total 11.899 lokasi.
Tambahan tersebut mencakup P3-TGAI di 10.000 lokasi, pembangunan jembatan gantung 160 unit, dan kegiatan Cipta Karya sebanyak 1.739 lokasi.
"Bagi kami, dukungan terhadap infrastruktur berbasis masyarakat adalah investasi yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat, baik dari sisi fisik maupun ekonomi," kata Dody.
P3-TGAI, lanjutnya, mendukung produktivitas pertanian, Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) menyediakan akses air minum desa, Sanimas (Sanitasi Berbasis Masyarakat) dan TPS 3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) meningkatkan kesehatan lingkungan.
Baca juga: Kemen PU: Infrastruktur dibangun harus dapat dimanfaatkan masyarakat
Kemudian, PISEW (Program Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah) dan PKE (Penanganan Kemiskinan Ekstrem) memperkuat ekonomi kawasan, jembatan gantung membuka akses bagi anak sekolah, petani, masyarakat-masyarakat di wilayah terpencil.
"Karenanya kami mohon sekali dukungan Bapak Ibu pimpinan dan anggota Komisi V DPR RI agar seluruh usulan lokasi infrastruktur berbasis masyarakat Tahun Anggaran 2027 tetap dapat dioptimalkan guna mendukung keberlanjutan manfaat bagi masyarakat," ujar Dody.
Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.