Kolombo (ANTARA) - Sri Lanka mendesak petani hemat air guna menghadapi potensi dampak El Nino atau kekeringan yang kemungkinan tiba pada Juli dan Agustus.
Direktur Jenderal Departemen Pertanian Sri Lanka Thushara Wickramaarachchi menyarankan para petani untuk menanam varietas tanaman musim pendek sebagai langkah pencegahan.
Sri Lanka berpotensi menghadapi curah hujan yang lebih rendah dan ancaman kekeringan pada Juli dan Agustus jika El Nino berkembang, kata seorang pejabat senior di Departemen Meteorologi Sri Lanka pekan lalu.
Wickramaarachchi mengatakan para petani tidak perlu terlalu khawatir tentang budi daya selama musim tanam Yala, tetapi harus mengelola air dengan hati-hati dan mengikuti arahan dari pejabat pertanian.
Dia melanjutkan, departemen tersebut sedang memantau situasi dan akan memberikan saran yang diperlukan kepada para petani jika terjadi perubahan kondisi cuaca.
Sri Lanka kini terus maju dengan rencana penyimpanan energi dan peningkatan jaringan listrik sebagai persiapan untuk meningkatkan pangsa listrik terbarukan dalam pasokan listrik nasional pada tahun 2030
Pewarta: Xinhua
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.