Jakarta (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi hubungan kemitraan yang selama ini terjalin erat antara Indonesia dan Inggris (United Kingdom).
“Hubungan yang kuat telah terjalin antara kita, baik negara Indonesia maupun Inggris, dalam banyak hal, mulai dari perdagangan, ekonomi, hubungan militer, termasuk pendidikan, budaya, lingkungan, perubahan iklim, dan sebagainya,” kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Hal itu disampaikannya saat mewakili Pemerintah Indonesia menghadiri Perayaan Ulang Tahun Ke-78 Raja Charles III di Jakarta, Rabu (10/6) malam.
Mendagri menilai hubungan kedua negara tidak hanya terjalin pada level antarpemerintah, tetapi juga tercermin dalam kedekatan personal para pemimpinnya.
Baca juga: Indonesia dan Inggris bentuk kemitraan ekonomi baru
Ia mencontohkan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Raja Charles III beberapa waktu lalu yang menghasilkan komitmen kerja sama Indonesia dan Inggris dalam upaya pemulihan ekosistem serta pelestarian lingkungan hidup.
Dalam kesempatan yang sama, Mendagri juga menyinggung jejak hubungan Indonesia dan Inggris yang telah terbangun jauh sebelum Indonesia merdeka.
Hal itu, antara lain, terlihat dari peninggalan sejarah seperti Benteng Fort Marlborough di Bengkulu. Selain itu, bunga Rafflesia Arnoldii diketahui oleh dunia melalui ekspedisi yang melibatkan dokter asal Inggris Joseph Arnold bersama Sir Thomas Stamford Raffles.
Kemudian, Mendagri juga menyinggung penemuan Garis Wallace, yakni garis imajiner yang membagi persebaran flora dan fauna bercorak Asia di wilayah barat Indonesia dengan flora dan fauna bercorak Australasia di wilayah timur. Garis tersebut diperkenalkan oleh naturalis asal Inggris, Alfred Russel Wallace.
“Jadi, itulah peninggalan Sir Alfred Wallace yang tetap valid dan menjadi referensi bagi setiap pemerintah, komunitas internasional, termasuk para peneliti,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mendagri mengatakan relasi Indonesia dan Inggris juga terjalin kuat dalam bidang olahraga dan budaya.
Baca juga: Prabowo jajaki kerja sama pendidikan dengan Russell Group di Lancaster
Menurut dia, banyak masyarakat Indonesia yang menggemari klub-klub sepak bola Inggris. Bahkan, para penggemar tersebut secara intens mengikuti perkembangan kompetisi sepak bola di negara tersebut.
Sementara itu, dari sisi pribadi, Mendagri mengaku memiliki kedekatan emosional dengan Inggris. Pasalnya, ia pernah menempuh pendidikan di University of Exeter, Inggris, melalui beasiswa dari The British Council.
“Jadi, perayaan ulang tahun Yang Mulia Raja Charles III yang berkesan dan bergengsi ini, pertama-tama akan memperkuat hubungan antara kedua negara di masa depan dalam banyak hal. Kedua, tentu saja kita berdoa untuk Yang Mulia, semoga panjang umur, dan semoga Tuhan melindungi Raja Charles III,” tutur Mendagri.
Baca juga: Indonesia dan Inggris perkuat kerja sama iklim, konservasi gajah
Baca juga: Indonesia-Inggris luncurkan Kemitraan Pertumbuhan Ekonomi
Baca juga: Prabowo dan Starmer bakal sepakati kemitraan strategis RI-Inggris
Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: La Ode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.