Almarhumah sempat mendapatkan penanganan medis di Batam akibat kondisi kesehatannya yang menurun
Pekanbaru, (ANTARA) - Seorang haji asal Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau yang tergabung dalam Kloter BTH 08, Lamitun Manrejo Adam binti Manrejo, wafat di Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam pada setelah sebelumnya menjalani perawatan setibanya di tanah air.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau Defizon dalam keterangan diterima di Pekanbaru, Kamis, mengatakan almarhumah sempat mendapatkan penanganan medis di Batam akibat kondisi kesehatannya yang menurun. Setelah itu yang bersangkutan wafat pada Rabu malam (10/6).
“Atas nama pribadi dan Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Ibu Lamitun Manrejo Adam. Semoga almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan khilafnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” kata Defizon.
Defizon menjelaskan bahwa selama menjalani perawatan di Batam, almarhumah didampingi oleh putrinya yang datang dari Pekanbaru untuk memberikan dukungan dan pendampingan. Selanjutnya jenazah almarhumah diterbangkan ke Pekanbaru pada Kamis (11/6) lalu dibawa ke kampung halaman di Rohil untuk dimakamkan.
Baca juga: Jamaah haji Aceh isi waktu tunggu kepulangan dengan ibadah di Madinah
Defizon juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir yang telah memberikan dukungan penuh dalam proses pemulangan jenazah. Hal itu terkait seluruh biaya pemulangan jenazah dan keluarga dari Batam hingga ke daerah asal .
"Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah daerah kepada warganya,” ujarnya.
Ia menambahkan, karena almarhumah wafat saat masih berada di Embarkasi Batam setelah kepulangan dari tanah suci, maka ahli waris berhak menerima santunan asuransi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Baca juga: Kemenhaj bagikan tips terhindar dari badal haji fiktif
Pewarta: Bayu Agustari Adha
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.