Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumpulkan kepala daerah se-Tanah Papua guna memperkuat pembangunan pertanian dan perkebunan, sekaligus mempercepat swasembada pangan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Timur Indonesia.
"Mimpi kita adalah pangan terpenuhi di Papua. Mau ubi, padi, sagu. Apa saja ini terpenuhi. Tidak perlu mengambil dari Pulau Sulawesi atau Pulau Jawa. Kenapa? Karena dia yang angkut ditanggung oleh masyarakat sana (Papua), sama juga Kalimantan, Maluku, NTT (Nusa Tenggara Timur), dan NTB (Nusa Tenggara Barat)," kata Mentan di Jakarta, Kamis.
Dalam Rapat Konsolidasi Pembangunan Pertanian Wilayah Papua di Kantor Kementerian Pertanian Jakarta itu Amran menegaskan pembangunan sektor pertanian di Papua menjadi bagian penting dari program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto secara berkelanjutan.
Menurut Amran, pemerintah berkomitmen membangun dari wilayah pinggiran agar seluruh daerah, termasuk Papua, dapat tumbuh bersama melalui penguatan produksi pangan, perkebunan, dan kesejahteraan petani setempat.
Baca juga: Mentan sebut peneliti BRIN perkuat BRMP dukung swasembada pangan
Ia menyebut pengembangan pertanian di Merauke terus menunjukkan kemajuan dengan realisasi pengelolaan sekitar 70.000 hektare lahan yang seluruhnya merupakan milik masyarakat setempat saat ini.
Pemerintah juga memberikan dukungan berupa traktor, perbaikan irigasi, serta modernisasi pertanian guna meningkatkan produktivitas lahan dan menekan kehilangan hasil panen yang selama ini terjadi.

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.