Beijing (ANTARA) - Ekonomi kelautan China terus menunjukkan kemajuan dalam pembangunan berkualitas tinggi pada 2025 dengan indeks pembangunan utama meningkat 2,2 persen dari 2024 menjadi 128,8, menurut Indeks Pembangunan Ekonomi Kelautan China 2026 yang dirilis Kementerian Sumber Daya Alam.

Indeks tersebut disusun oleh Layanan Data dan Informasi Maritim Nasional, dengan menggunakan 2015 sebagai tahun dasar dan nilai dasar 100. Indeks ini memberikan penilaian kuantitatif terhadap ekonomi maritim China di berbagai aspek, termasuk skala dan kinerja pembangunan, optimalisasi dan peningkatan struktural, konservasi serta pemanfaatan sumber daya, aktivitas ekonomi dan perdagangan luar negeri, serta kesejahteraan masyarakat.

Produk Laut Bruto (PLB) China mencapai 11 triliun yuan (1 yuan = Rp2.678) atau sekitar 1,6 triliun dolar AS (1 dolar AS = Rp18.141) pada 2025 atau meningkat 5,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Subindeks skala dan kinerja pembangunan naik 1,7 persen menjadi 128,1, sementara jumlah entitas ekonomi kelautan pada sektor-sektor utama yang dipantau bertambah 6,2 persen, yang menunjukkan penguatan vitalitas pasar.

Indeks tersebut menunjukkan bahwa struktur industri maritim terus mengalami peningkatan. Nilai tambah industri maritim yang sedang berkembang naik 7,3 persen, sementara inovasi terus maju di berbagai bidang seperti elektrolisis langsung air laut alami untuk memproduksi hidrogen dan mengekstraksi magnesium secara bersamaan, tenaga bayu lepas pantai, serta model kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) maritim.

Pengembangan dan pemanfaatan sumber daya maritim juga membaik. Persetujuan baru untuk penggunaan laut dan pulau mencakup 372.000 hektare pada 2025, melibatkan investasi lebih dari 921,8 miliar yuan. Produksi minyak mentah dan gas alam lepas pantai masing-masing meningkat 3,4 persen dan 17 persen, sementara pembangkit listrik tenaga bayu lepas pantai meningkat 3,3 persen.

Meskipun menghadapi tekanan dari luar, perdagangan luar negeri yang terkait dengan sektor maritim tetap mencatatkan pertumbuhan yang stabil. Nilai impor dan ekspor barang yang diangkut melalui jalur laut meningkat 1,7 persen secara tahunan (yoy), menyumbang 61,5 persen dari total perdagangan barang China, sementara volume kargo perdagangan luar negeri yang ditangani pelabuhan-pelabuhan pesisir naik 4,7 persen.

Indeks tersebut juga menunjukkan peningkatan berkelanjutan pada lingkungan ekologis maritim dan kesejahteraan masyarakat. Proporsi perairan pesisir dengan kualitas air yang baik mencapai 84,9 persen, meningkat 1,2 poin persentase, sementara sektor pariwisata maritim, termasuk wisata pulau, kapal pesiar, dan olahraga air, tetap menjadi salah satu titik terang pertumbuhan.

Pewarta: Xinhua
Editor: Indra Arief Pribadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.