Jakarta (ANTARA) - Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) berharap kepada Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) terpilih Ade Jona dapat lebih adaptif dan membuka pintu kolaborasi selebar-lebarnya bagi kelompok aktivis dan kader muda Nahdlatul Ulama (NU).
"Kami mendorong agar HIPMI ke depan jauh lebih terbuka, khususnya bagi para aktivis Cipayung dan kader muda NU yang saat ini tengah bertransformasi menjadi pengusaha muda," kata Sekretaris Jenderal PB PMII Ahmad Syahrul Fadhil dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
PB PMII berharap momentum terpilihnya Ade Jona Prasetyo menjadi babak baru yang inklusif, di mana HIPMI tidak hanya menjadi menara gading, melainkan rumah bersama bagi seluruh elemen pengusaha muda dari berbagai latar belakang demi mewujudkan kemandirian ekonomi nasional.
"Sinergi antara mentalitas aktivis yang kritis dengan dunia entrepreneurship akan melahirkan inovasi hebat untuk bangsa," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum PB PMII Mohammad Shofiyulloh Cokro menyampaikan ucapan selamat secara langsung atas kemenangan Ade Jona.
Menurut dia, dinamika ekonomi ke depan membutuhkan nakhoda yang tangguh, visioner, dan memiliki jaringan yang inklusif.
"Kami di PB PMII melihat Ade Jona sebagai sosok yang paling pantas menakhodai HIPMI saat ini. Rekam jejak dan komitmennya dalam dunia usaha tidak perlu diragukan lagi," ujarnya.
Dia meyakini di bawah kepemimpinan Ade Jona, HIPMI mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi yang kokoh di kalangan generasi muda.
Baca juga: Hipmi: Program strategis pemerintah berperan tumbuhkan UMKM di daerah
Baca juga: HIPMI: Kenaikan harga Pertamax jaga kesehatan fiskal negara
Baca juga: Prabowo ajak pengusaha muda bangun ekonomi berlandaskan nasionalisme
Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.