Jakarta (ANTARA) - Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri mengingatkan seluruh personel yang bertugas mengamankan aksi penyampaian pendapat oleh elemen mahasiswa pada Jumat untuk memperlakukan para pengunjuk rasa dengan pendekatan humanis sebagai bagian dari keluarga.

​"Saya titip kepada seluruh personel, adik-adik mahasiswa adalah keluarga kita. Mereka bukan lawan, melainkan warga masyarakat yang harus kita layani, kita jaga, dan kita amankan dengan sebaik-baiknya," kata Asep saat memimpin apel kesiapan personel di Jakarta, Jumat.

​Asep menekankan pentingnya rasa sabar dan sikap terukur bagi 6.088 personel gabungan TNI-Polri yang disiagakan di lapangan yang terdiri dari 500 personel TNI, 1.000 personel Korbrimob, 200 personel BKO Korsabhara, 3.802 personel Polda Metro Jaya, serta 586 personel jajaran Polres Metro.

Ia meminta anggotanya tidak mudah terpancing emosi dalam menghadapi dinamika massa di sejumlah titik, seperti Gedung DPR/MPR RI, Patung Kuda, hingga kawasan Cikini.

​Untuk menjamin komitmen humanis tersebut, Jenderal berbintang tiga itu memastikan bahwa tidak ada satu pun personel pengamanan yang dibekali atau membawa senjata api ke lokasi aksi.

​Ia juga menginstruksikan agar seluruh pergerakan pasukan berada dalam satu komando resmi untuk menghindari tindakan represif di luar prosedur.

​"Seluruh tindakan di lapangan harus satu komando. Tidak boleh ada inisiatif sendiri tanpa instruksi. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, humanis, terukur, dan sesuai prosedur," kata Asep.

Baca juga: Ada aksi unjuk rasa, Dishub DKI imbau warga hindari ruas jalan ini

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui usai apel kesiapan personel di Gedung DPR/MPR RI, Jumat (12/6/2026). ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya

Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyebutkan bahwa kehadiran ribuan petugas di lapangan bukan untuk menghalangi aspirasi, melainkan untuk memastikan hak konstitusional mahasiswa berjalan aman tanpa mengorbankan kenyamanan warga lainnya.

​"Kami mengimbau dan mengajak adik-adik mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya dengan baik, tertib, serta tetap menghormati pengguna jalan dan masyarakat lainnya yang beraktivitas," ujar Budi.

​Pihak kepolisian juga meminta para mahasiswa untuk saling menjaga barisan agar tidak disusupi oleh kelompok lain yang berniat memprovokasi atau merusak kesantunan jalannya aksi.

​Untuk menjaga kelancaran aktivitas warga Jakarta, Ditlantas Polda Metro Jaya telah menyiagakan personel di berbagai titik rawan macet guna melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional dan humanis.

​"Kami berharap kegiatan pelayanan dan pengamanan penyampaian pendapat ini dapat berjalan aman, tertib, lancar, dan terkendali," kata Budi.

Baca juga: Ada aksi unjuk rasa, Dishub DKI imbau warga hindari ruas jalan ini

Baca juga: Satpol PP DKI kerahkan 500 personel amankan aksi demo di Jakarta

Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.