Moskow (ANTARA) - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Esmaeil Baghaei memastikan poin-poin utama naskah nota kesepahaman dengan Amerika Serikat telah disepakati.

Sebelumnya, Kamis (11/6), Presiden AS Donald Trump mengatakan poin-poin akhir perjanjian damai antara Amerika Serikat dan Iran telah disepakati oleh semua pihak yang terlibat, termasuk Israel, dan kesepakatan tersebut dapat diselesaikan dalam beberapa hari ke depan.

"Secara substansi, teks perjanjian tersebut hampir selesai disusun pada bagian-bagian utamanya. Masalahnya adalah sikap Amerika Serikat yang kontradiktif selalu menimbulkan gejolak dan gangguan dalam proses ini," kata Baghaei seperti dikutip Press TV pada Kamis malam.

Sementara itu, portal berita Axios, dengan mengutip sumber-sumbernya, menyatakan pihak Iran telah menyetujui perjanjian tersebut di tingkat tinggi dan kini sedang menunggu persetujuan dari Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Trump dan Netanyahu bahas bersama soal MoU dengan Iran

Baca juga: Iran tutup Selat Hormuz tanpa batas waktu, kapal diminta menunggu

Baca juga: Rusia: Ketegangan di kawasan Timur Tengah ancam perekonomian global

Penerjemah: Fransiska Ninditya
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.