Kupang (ANTARA) - Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan gunung tersebut, Jumat, mengalami lima kali erupsi dengan tinggi kolom letusan mencapai 300-1.000 meter di atas puncak.

"Dalam periode pengamatan pukul 06.00-12.00 WITA, teramati lima kali letusan dengan tinggi kolom erupsi berkisar 300 hingga 1.000 meter di atas puncak dan berwarna kelabu," kata Petugas Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bramantya Aji Putra Mahendra dalam laporan pengamatan aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki yang diterima di Kupang, Jumat.

Baca juga: PPG Lewotobi: Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki tinggi

Ia menjelaskan gunung api berstatus Level III (Siaga) tersebut terpantau jelas hingga tertutup kabut tipis. Asap kawah berwarna putih dengan intensitas tipis teramati mencapai ketinggian 50-100 meter di atas puncak.

Selain aktivitas erupsi, petugas juga mencatat dua kali gempa hembusan dengan amplitudo 2,9-4,4 milimeter dan durasi 31-32 detik, serta tiga kali tremor non-harmonik dengan amplitudo 4,4-7,4 milimeter dan durasi 85-135 detik.

Menurut Bramantya, hasil pengamatan visual menunjukkan adanya endapan lava ke arah timur laut sejauh sekitar 4,34 kilometer dari pusat erupsi dan ke arah barat-barat laut sejauh sekitar 3,8 kilometer.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki maupun pengunjung tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi.

"Masyarakat yang terdampak hujan abu diimbau menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk menghindari dampak abu vulkanik terhadap sistem pernapasan," ujarnya.

Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung, terutama di wilayah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Baca juga: PVMBG imbau warga gunakan masker saat hujan abu Gunung Lewotobi

Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-Laki semburkan abu setinggi 1,5 kilometer

PVMBG mengimbau masyarakat tetap tenang, mengikuti arahan pemerintah daerah, serta tidak mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya.

Pemerintah daerah diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-Laki dan PVMBG untuk memperoleh informasi terkini mengenai aktivitas gunung tersebut.

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.