Surabaya (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kota St Petersburg, Rusia, menjajaki kerja sama pengembangan industri kapal cepat hydrofoil, layanan kesehatan, serta teknologi digital guna memperkuat konektivitas dan pelayanan publik.

"Diskusi menurut saya sangat produktif. Ada kerja sama yang sudah dilakukan bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), baik terkait pendidikan maupun persiapan membangun industri perkapalan, terutama kapal cepat," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa usai menerima kunjungan Ketua Dewan Legislatif St Petersburg, Rusia, Alexander N Belsky di Surabaya, Jumat.

Khofifah mengatakan studi pendahuluan pengembangan kapal cepat hydrofoil telah dilakukan dan dinilai menjanjikan untuk direalisasikan di Indonesia sebagai negara kepulauan.

Menurut dia, proyek tersebut akan memiliki arti strategis bagi Indonesia karena dapat meningkatkan konektivitas antardaerah dan mendukung mobilitas masyarakat secara lebih efisien.

Selain sektor perkapalan, Khofifah juga menawarkan kerja sama di bidang kesehatan melalui pengembangan pusat kanker (cancer center) serta penguatan teknologi digital.

"Jawa Timur ingin melakukan kerja sama secara lebih khusus untuk menyiapkan cancer center dan bidang-bidang lain, termasuk digital technology, untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan," ujarnya.

Ketua Dewan Legislatif St Petersburg Rusia Alexander N Belsky menyatakan pihaknya berupaya mewujudkan kemitraan strategis Rusia dan Indonesia yang telah disepakati Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Menurut dia, potensi kerja sama antara St Petersburg dan Jawa Timur sangat besar, terutama di bidang kesehatan, pendidikan tinggi, serta pengembangan pelabuhan mengingat kedua wilayah sama-sama memiliki pelabuhan utama yang strategis.

"Kami ingin menciptakan suasana yang baik dan produktif bagi perusahaan-perusahaan Rusia dan Indonesia agar dapat bekerja sama dan mewujudkan tujuan kemitraan strategis tersebut," ujar Alexander.
Baca juga: Pertamina tertarik garap Blok Tuna bersama perusahaan migas Rusia

Pewarta: Willi Irawan
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.