Banda Aceh (ANTARA) - Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) yang sedang siaga di kapal SAR KN Kresna 232 membantu mengevakuasi belasan korban ledakan di kapal penyeberangan KMP Aceh Hebat 2 di Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh.

Kapten Kapal SAR KN Kresna 232 Supriadi di Banda Aceh, Jumat, melaporkan ledakan dan kebakaran terjadi di kamar mesin KMP Aceh Hebat 2 yang baru tiba berlayar dari Pelabuhan Balohan, Pulau Weh, Kota Sabang.

"Tim Basarnas Banda Aceh yang juga anak buah kapal SAR KN Kresna 232 yang bersiaga di Pelabuhan Ulee Lheue ikut membantu proses evakuasi para korban. Para korban dibawa ke rumah sakit di Banda Aceh," kata Supriadi

Korban ledakan berjumlah sekitar 14 orang taruna atau mahasiswa pelayaran yang sedang mengikuti praktik serta seorang anak buah kapal. Semua korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUDZA Banda Aceh.

Sementara itu, informasi di lapangan tampak mobil pemadam kebakaran berada di kapal roro tersebut. Tim investigasi forensik kepolisian juga terlihat di kapal tersebut.

Ledakan terdengar keras di Pelabuhan Ulee Lheue. Tim Balai Kekarantinaan Kesehatan Banda Aceh juga memberikan penanganan awal korban di pelabuhan tersebut. Korban akhirnya dibawa ke RSUDZ Banda Aceh untuk penanganan lebih lanjut.

Evakuasi korban ke RSUDZA Banda Aceh dilakukan menggunakan bus Trans Kutaraja, angkutan umum, di ibu kota Provinsi Aceh tersebut. Selain itu juga menggunakan ambulans Puskesmas Meuraxa, Kota Banda Aceh.

Saat ini, para korban berada si Instalasi Gawat Darurat (IDG) RSUZA Banda Aceh. Semua korban sudah ditangani tim medis rumah sakit milik Pemerintah Aceh tersebut. Para mengalami luka bakar ringan hingga berat.

Baca juga: TNI AL berhasil evakuasi korban kapal terbakar di laut Natuna Utara

Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.