Nabire (ANTARA) - Polres Nabire menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 sesuai arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada seluruh jajarannya untuk memfasilitasi masyarakat menikmati perhelatan sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Kapolres Nabire AKBP Samuel D Tatiratu di Nabire, Jumat, mengatakan kegiatan nobar dipusatkan di Aula Polres Nabire yang dilengkapi videotron sehingga dapat dimanfaatkan oleh anggota maupun masyarakat.
Di sini ada videotron yang cukup besar sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat maupun anggota Polres untuk melaksanakan nobar," kata Samuel
Dia melanjutkan, anggota yang dapat mengikuti kegiatan tersebut adalah personel yang sedang tidak bertugas atau telah selesai menjalankan dinas.
Baca juga: Polri gelar nobar gratis Piala Dunia 2026 serentak perkuat kedekatan
Baca juga: Menpora imbau kepala daerah gelar nobar Piala Dunia 2026 gratis
Namun, masyarakat umum juga dipersilakan hadir dan menyaksikan pertandingan bersama di lingkungan Polres Nabire.
Kapolres mengimbau masyarakat untuk menjunjung tinggi sportivitas selama berlangsungnya Piala Dunia dan tidak menjadikan perbedaan dukungan terhadap tim peserta sebagai pemicu konflik.
"Jangan sampai karena ada yang kalah atau menang kemudian saling menghujat di media sosial yang akhirnya menimbulkan persoalan di lapangan. Kita harus menjunjung sportivitas, toleransi, serta menjaga keamanan dan ketertiban bersama," ujar Samuel.
Dia juga mengingatkan para pendukung tim peserta Piala Dunia agar tetap tertib apabila merayakan kemenangan tim favoritnya, termasuk saat melakukan konvoi kendaraan.
Polres Nabire juga menyiagakan personel guna mengantisipasi potensi kemacetan dan gangguan keamanan selama berlangsungnya kegiatan nobar maupun perayaan kemenangan tim peserta.
Selain itu, masyarakat yang ingin menggelar nonton bareng di lingkungan masing-masing diminta berkoordinasi terlebih dahulu dengan Polres Nabire atau Polsek setempat agar kegiatan dapat berjalan aman dan tertib.
Sementara, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini mengatakan kegiatan nobar Piala Dunia 2026 dilaksanakan serentak oleh jajaran Polda, Polres, hingga Polsek di Papua Tengah sebagai tindak lanjut arahan Kapolri.
Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga wadah memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolda mengajak seluruh masyarakat Papua Tengah menjadikan momentum Piala Dunia sebagai sarana mempererat persaudaraan dan memperkuat persatuan.
"Piala Dunia adalah pesta olahraga dunia. Saya ingin masyarakat Papua Tengah dapat menikmati suasana ini dengan penuh kegembiraan serta menjadikannya sebagai momentum memperkuat tali silaturahmi dan kebersamaan," tutur Jermias.
Dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.
"Silakan bergembira dan mendukung tim favorit masing-masing, tetapi lakukan dengan tertib dan bermartabat. Mari bersama-sama menjaga Papua Tengah tetap aman, damai, dan kondusif," kata Jermias.
Baca juga: Kemeriahan "Semarak Bola Gembira" TVRI sambut Piala Dunia 2026
Baca juga: Polisi disiagakan untuk pengamanan Nobar Piala Dunia 2026
Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.