Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste mengatakan Kesepakatan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) mendapat dukungan luas di Eropa untuk segera diratifikasi dan diimplementasikan.
"Pada dasarnya ada dukungan yang luas agar Eropa memiliki kesepakatan perdagangan bilateral dengan Indonesia," kata Beste dalam konferensi pers di Kedutaan Besar Jerman di Jakarta, Jumat (12/6).
Ia mengatakan, berbeda dengan sejumlah traktat kemitraan lain yang sempat memicu perdebatan dalam proses penyusunannya, kesepakatan kemitraan antara Uni Eropa (UE) dan Indonesia tidak menghadapi penolakan berarti.
Apabila proses ratifikasi berjalan lancar di Parlemen Eropa dan Parlemen Indonesia, IEU-CEPA dapat mulai berlaku paling cepat pada awal 2027, katanya.
Beste mengatakan pihaknya mendukung penuh IEU-CEPA yang dapat semakin memfasilitasi perdagangan, baik di tingkat UE maupun secara bilateral antara Jerman dan Indonesia.
Dengan implementasi penuh IEU-CEPA, 98 persen produk yang sebelumnya dikenakan tarif impor akan menjadi bebas tarif dalam 10 tahun ke depan, ujarnya.
Dalam rangka persiapan pelaksanaan kesepakatan tersebut, ia memastikan Jerman telah menyebarluaskan informasi mengenai IEU-CEPA serta peluang usaha di Indonesia kepada komunitas bisnis di negara itu.
"Kami mengundang investor Indonesia untuk menanam modal di Jerman, tetapi kami juga akan mendorong pengusaha Jerman agar berbisnis ke Indonesia," kata Beste.
Ia menyatakan harapannya agar kesepakatan kemitraan itu bisa semakin meningkatkan kepercayaan dunia usaha Jerman untuk berdagang dan berinvestasi di Indonesia.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan proses ratifikasi IEU-CEPA ditargetkan selesai sebelum akhir tahun ini agar dapat segera diterapkan secara penuh.
"Kami menargetkan proses ratifikasi IEU-CEPA dapat diselesaikan pada semester II 2026 sehingga implementasinya dapat dimulai pada awal 2027," kata Airlangga dalam keterangannya pada Minggu.
Untuk membahas langkah lanjutan menuju ratifikasi IEU-CEPA, Airlangga bertemu dengan Komisaris Perdagangan UE Maros Sefcovic di Brussel pada 5 Juni.
Baca juga: Airlangga: Ratifikasi IEU-CEPA ditargetkan rampung pada semester II
Baca juga: Pemerintah pastikan IEU-CEPA bisa berlaku mulai 1 Januari 2027
Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.