Serang (ANTARA) - Kementerian Koperasi (Kemenkop) memacu pengurus Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Provinsi Banten untuk menciptakan manajemen koperasi yang profesional dan meningkatkan pelibatan generasi muda guna menjawab tantangan ekonomi masa kini.
"Di era sekarang, satu-satunya cara untuk bisa bersaing adalah mampu beradaptasi. Adaptasi ini berarti koperasi harus dijalankan secara profesional dengan unit bisnis dan bagi hasil yang jelas," ujar Wakil Menteri Koperasi RI, Farida Farichah, dalam acara Pengukuhan dan Pelantikan Dekopinwil Provinsi Banten Masa Bakti 2026-2030 di Kota Serang, Banten, Jumat.
Farida memaparkan bahwa di bawah pemerintahan saat ini, koperasi mendapat perhatian khusus melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Ia menegaskan bahwa program tersebut adalah wujud nyata untuk mengembalikan perekonomian berbasis gotong royong sesuai amanah Pasal 33 UUD 1945, dan pengelolaannya menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, tidak hanya pemerintah.
Baca juga: Pemkab Serang catat 55 Koperasi Desa Merah Putih aktif beroperasi
Baca juga: Menkop: KPM jadi anggota koperasi desa bakal terima dividen
Lebih lanjut, ia menyoroti empat tantangan utama yang masih membayangi koperasi di Indonesia. Pertama, tata kelola yang masih konvensional dan terlalu fokus pada sektor simpan pinjam. Kedua, krisis regenerasi akibat rendahnya minat anak muda. Ketiga, lemahnya kapasitas manajerial Sumber Daya Manusia (SDM). Keempat, ketertinggalan dalam literasi digital.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kemenkop mengamanatkan agar Dekopinwil Banten memprioritaskan program penguatan kapasitas SDM, tata kelola yang profesional, serta gerakan literasi koperasi yang masif, terutama bagi kaum muda.
"Generasi muda tidak akan tertarik jika tidak di literasi lebih dahulu. Mereka harus diedukasi bahwa koperasi adalah badan usaha legal yang setara dengan PT, dan dapat mengelola bisnis di sektor riil mana pun, baik itu tambang, pertanian, maupun kelautan," tegasnya.
Farida berharap jajaran pengurus baru Dekopinwil Banten dapat menjadi kepanjangan tangan pemerintah dalam menyosialisasikan Koperasi Merah Putih, sehingga entitas ekonomi kerakyatan tersebut dapat terus dirawat dan dibesarkan secara bersama-sama.
Baca juga: Anggota DPR ingatkan pemerintah jangan cuma kejar target jumlah KDKMP
Baca juga: Menkop: Kopdes harus jual barang lebih murah dari harga pasar
Baca juga: Menkop minta tambahan Rp1,34 triliun dukung 80 ribu Kopdes Merah Putih
Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.