Bintan (ANTARA) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) Ronny Kartika menyebutkan bursa kerja atau Job Fair tanggal 12-13 Juni 2026 di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang diikuti sebanyak 12 perusahaan.
"Job Fair tahun ini menyediakan 1.309 lowongan pekerjaan dari 12 perusahaan, meningkat dibandingkan 922 lowongan pada tahun sebelumnya," kata Ronny saat membuka Job Fair Bintan 2026 di KEK Galang Batang, Jumat.
Selain itu, kata Ronny, pemerintah juga menyediakan unit layanan disabilitas ketenagakerjaan sebagai bentuk komitmen terhadap kesempatan kerja yang setara bagi seluruh masyarakat.
Sekda mengatakan tersedianya 1.309 lowongan kerja pada Job Fair tahun ini menjadi bukti bahwa iklim investasi di Bintan terus berkembang.
"Kami ingin investasi yang tumbuh di Bintan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja lokal yang berkualitas dan berdaya saing," ujarnya.
Menurutnya Job Fair menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bintan dalam memperluas akses kerja dan meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
Ia juga memaparkan kondisi ketenagakerjaan di wilayah Bintan menunjukkan tren yang positif. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang pada tahun 2023 berada di angka 5,43 persen, berhasil ditekan menjadi 4,53 persen pada tahun 2024.
Sementara itu, jumlah penempatan tenaga kerja meningkat signifikan dari 1.507 orang pada tahun 2024 menjadi 3.673 orang pada tahun 2025.
Baca juga: Blora Job Fair 2026 tawarkan 7.439 lowongan dari 34 perusahaan
Baca juga: Job Fair Kepulauan Seribu 2026 dibuka, panitia siapkan kapal ke lokasi
Lebih lanjut Ronny mengajak para pencari kerja terus meningkatkan kompetensi, keterampilan digital, dan penguasaan bahasa asing agar mampu bersaing di dunia kerja.
Demikian pula dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Bintan, diharapkan terus memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan industri.
"Kami akan terus memperkuat berbagai program peningkatan kompetensi tenaga kerja, memperluas kerja sama dengan dunia industri, serta menciptakan iklim investasi yang kondusif guna membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat," ucap Ronny.
Sementara itu, Kepala Administrator KEK Galang Batang Vita Budhi Sulistyo berharap Job Fair Bintan 2026 dapat mempertemukan kebutuhan industri dengan tenaga kerja lokal yang kompeten.
Menurut dia, kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah, pengelola kawasan, dan pelaku industri dalam membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.
"KEK Galang Batang akan terus mendukung terciptanya ekosistem industri yang inklusif dan berkelanjutan sehingga investasi yang masuk benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Vita.
Salah seorang pencari kerja Dimaz (20) ikut Job Fair Bintan 2026 untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai kompetensinya. Ia merupakan lulusan SMK jurusan listrik.
Dimaz melamar lowongan kerja formasi teknisi listrik untuk PT Bintan Alumina Indonesia (BAI). Ratusan pencari pekerja lainnya melamar di sejumlah perusahaan, seperti Bintan Celular Indonesia hingga PT Bintan Electrolytic Aluminium
"Mudah-mudahan diterima, apalagi ini memang bidang saya," ucapnya.
Baca juga: Pramono: Pelamar "Job Fair" menurun karena banyak warga sudah bekerja
Baca juga: KAI Akan Hadir di Job Fair Undip 2026, Buka Peluang Karier untuk Talenta Muda
Pewarta: Ogen
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.