Moskow (ANTARA) - Strategi Kebijakan Keamanan yang baru dikeluarkan Pemerintah Swiss jelas memiliki sifat anti-Rusia, kata Duta Besar Rusia untuk Swiss, Sergey Garmonin, dalam sebuah wawancara dengan RIA Novosti.
Dalam, dokumen setebal 57 halaman itu, terdapat satu bab yang membahas "Rusia sebagai ancaman terhadap keamanan Eropa." Dokumen itu mengeklaim ada risiko eskalasi menjadi perang antara Rusia dan negara-negara anggota Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Selain itu, sebagian besar berdasarkan argumen itu, dokumen tersebut mengusulkan peningkatan persediaan senjata untuk menangkis serangan yang potensial dan aktual.
Baca juga: Pemerintah Swiss berlakukan larangan iklan pada empat media Rusia
"Strategi keamanan nasional yang disebutkan di atas jelas bersifat anti-Rusia. Negara kami disebut berkali-kali di dalamnya dan secara eksklusif dalam konteks negatif. Rusia digambarkan sebagai sumber berbagai ancaman hibrida," kata diplomat itu.
Garmonin menegaskan kembali bahwa Rusia tidak menimbulkan ancaman bagi Eropa.
Para diplomat Rusia telah berulang kali mengatakan, baik secara publik maupun dalam percakapan dengan rekan-rekan Swiss, bahwa Rusia tidak menimbulkan ancaman bagi negara pegunungan Alpen itu. Garmonin menambahkan bahwa kata-katanya tampaknya tidak didengarkan.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Swiss siapkan pembicaraan genjatan senjata Rusia-Ukraina
Baca juga: Dubes: Swiss batasi gerak diplomat Rusia di tengah perundingan damai
Penerjemah: M Razi Rahman
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.