Pasar Santa jadi "tongkrongan" kuliner anak muda Jakarta

Pasar Santa jadi "tongkrongan" kuliner anak muda Jakarta

ilustrasi: Festival Kuliner Jakarta Peserta mengikuti perlombaan memasak pada acara Festival Kuliner di Taman Budaya Yogyakarta. (ANTARA FOTO/Noveradika)

Jakarta (ANTARA News) - Pasar Santa bukan hanya sekedar pasar tradisional semata. Pasar tua yang berlokasi di Jalan Cipaku, kawasan Kebayoran Baru Jakarta Selatan itu makin populer sebagai salah satu tempat hangout alias tongkrongan untuk kuliner kalangan anak muda Jakarta.

Sebagai salah satu destinasi wisata kuliner yang sedang ngetrend, Pasar Santa menawarkan berbagai jenis makanan dan minuman bercita rasa lokal maupun internasional  yang dikemas dengan konsep kekinian. Selain itu, harganya pun sangat ekonomis dan relatif terjangkau.

Di antara komunitas pekerja industri kreatif, bangkitnya Pasar Santa sebagai salah satu destinasi kuliner yang paling digandrungi, turut mendorong tumbuhnya para enterprenur muda berbakat.

Ditemui di Pasar Santa, Jumat, Oka salah satu pemilik kedai MieChino menyatakan ambisinya untuk membawa brand-brand kuliner Pasar Santa ke tingkat yang lebih baik.

"Kami ingin dikenal sebagai brand yang tidak hanya ada di Pasar Santa saja, saat ini kami tengah berupaya untuk membawa brand-brand kami di sini untuk lebih dikenal di pasar yang lebih luas," katanya.

Menurut Oka, saat ini, mereka tengah menjalin kerjasama dengan sebuah perusahan F&B operator terkemuka di Indonesia yang memiliki visi dan misi yang sama dengan komunitas Pasar Santa, yaitu untuk menjadikan brand F&B lokal berjaya di negeri sendiri.

"Kami menyadari bahwa mempertahankan eksistensi sebuah brand tidak lah mudah. Berbagai kendala telah kami hadapi, oleh karenanya, dukungan dalam bentuk antusiasme dan apresiasi dari masyarakat serta teman-teman industri kreatif membuat kami yakin untuk bisa lebih besar," ujarnya.

"Melalui kerjasama dengan F&B operator ini kami merasa diberikan sebuah semangat baru," tutup Oka.

Pewarta: Ruslan Burhani
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar