Teheran (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan ada berbagai pihak yang menentang adanya kesepakatan Teheran dengan Washington. Salah satu yang terutama dalam kubu tersebut adalah Israel.
"Tentu saja, ada penentang kesepakatan tersebut, yang dipimpin oleh rezim Zionis, yang mencari dalih untuk menggagalkannya," kata sang menlu di televisi Iran.
Sebelumnya pada 28 Februari, AS dan Israel secara brutal mulai menyerang target di Iran, yang menewaskan hingga lebih dari 3.000 orang.
Kemudian pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata, yang yang hingga kini masih berlaku secara resmi.
Selanjutnya, proses negosiasi antara Iran dan AS sedang berlangsung, dengan kedua negara berupaya menyepakati kerangka memorandum kesepahaman untuk menuntaskan konflik.
Namun, Kedua pihak secara berkala masih saling melancarkan serangan terisolasi melalui berbagai operasi militer.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Trump dan Netanyahu bahas bersama soal MoU dengan Iran
Baca juga: Iran: 'Bagian utama' teks kesepahaman dengan AS telah diselesaikan
Penerjemah: M Razi Rahman
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.