Jakarta (ANTARA) - Pengelola Kawasan Kota Tua Jakarta mendorong wisatawan memanfaatkan konsep kawasan berorientasi transit atau (Transit Oriented Development/TOD) dengan menggunakan transportasi umum saat berkunjung ke kawasan wisata bersejarah tersebut.

"Kami mendorong penggunaan TOD, transportasi ke sini ke mana pun. Tujuannya biar mudah dalam akses transportasi," kata Kepala Unit Pengelola Kawasan Kota Tua Jakarta Denny Aputra saat ditemui di Kota Tua, Jakarta, Minggu.

Menurut Denny, Kota Tua selama ini menjadi salah satu destinasi wisata favorit yang mudah diakses menggunakan transportasi publik, terutama kereta rel listrik (KRL).

Terlebih, pengunjung tidak hanya berasal dari Jakarta, tetapi juga datang dari daerah penyangga hingga luar kota.

Baca juga: Spot foto jadi strategi Kota Tua ajak anak muda lestarikan budaya

"Wisatawan dari Serang, Banten, menjadi salah satu kelompok yang kerap memanfaatkan kereta untuk berkunjung ke Kota Tua," kata dia.

Selain menawarkan kemudahan akses, kawasan Kota Tua juga menghadirkan suasana yang berbeda bagi pengunjung. Wisatawan dapat menikmati bangunan bersejarah dan ruang terbuka yang menjadi daya tarik tersendiri.

Denny mengatakan integrasi transportasi di kawasan tersebut akan terus diperkuat seiring program revitalisasi Kota Tua yang ditargetkan mencapai tonggak penting pada 2029.

Baca juga: DKI integrasikan jalur MRT dan KRL lintasi kawasan Kota Tua

Salah satu upayanya melalui edukasi publik lewat Museum MRT yang telah hadir di kawasan Kota Tua. Museum tersebut menjelaskan proses pembangunan MRT Jakarta sekaligus rencana integrasi layanan transportasi massal di kawasan Stasiun Jakarta Kota.

"2029 Transjakarta dan MRT itu akan terkoneksi melalui Stasiun Kota. Stasiun terkoneksi, MRT terkoneksi, Transjakarta terkoneksi," ujarnya.

Selain penguatan konektivitas transportasi, pengelola juga menyiapkan sejumlah peningkatan fasilitas, seperti program pemilahan sampah, perbaikan akses jalan, peningkatan keamanan kawasan, serta penguatan layanan informasi bagi pengunjung.

Ia berharap kemudahan akses transportasi umum dapat mendorong semakin banyak wisatawan datang ke Kota Tua sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sehingga kawasan wisata tersebut menjadi lebih nyaman dan ramah lingkungan.

Baca juga: DKI mulai revitalisasi Kota Tua

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.