Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 2.179 satuan pendidikan di Provinsi DKI Jakarta, menggunakan SCALA by Metranet sebagai penyedia solusi digital dalam menghadirkan solusi SPMB daring yang dirancang untuk mendukung institusi pendidikan mengelola proses penerimaan murid baru secara end-to-end.
Direktur Bisnis Metranet Faisal Yusuf mengatakan bahwa transformasi digital di sektor pendidikan perlu didukung oleh solusi yang tidak hanya mempermudah proses administrasi, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan secara menyeluruh.
"Pemanfaatan teknologi dalam proses penerimaan murid baru tidak lagi menjadi kebutuhan tambahan, melainkan fondasi penting untuk menghadirkan layanan yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien," ujar Faisal Yusuf dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Menurut dia, sebanyak 2.179 satuan pendidikan yang terdiri atas jenjang SD, SMP, SMA dan SMK di Provinsi DKI Jakarta telah menggunakan sistem tersebut.
Faisal mengatakan keberhasilan digitalisasi layanan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kemampuan sistem dalam mendukung kebutuhan operasional di lapangan.
Karena itu, pihaknya turut menyediakan layanan pendampingan implementasi yang didukung layanan technical support 24/7 untuk memastikan proses penerimaan berjalan optimal sesuai kebutuhan masing-masing daerah maupun institusi pendidikan.
Dengan pendekatan yang terintegrasi, SPMB daring yang dirancang mampu meminimalkan kendala operasional, mempercepat proses pengelolaan data, serta meningkatkan transparansi informasi bagi calon murid dan orang tua.
"Kehadiran sistem yang lebih terstruktur juga dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses seleksi yang berlangsung," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sejak 2024, solusi SPMB Online dari SCALA by Metranet telah diimplementasikan pada 147 Instansi Pendidikan atau sekitar 5.000 lebih sekolah yang tersebar di 15 provinsi dan 30 kabupaten/kota di Indonesia.
Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.