Medan (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengajak seluruh elemen masyarakat terkhusus generasi muda untuk terus meningkatkan kewaspadaan dari bahaya kejahatan dunia digital.

"Ruang digital saat ini diisi berbagai ragam konten-konten, baik yang banyak manfaatnya maupun yang buruknya," ujar Meutya Hafid di Medan, Sumut, Ahad.

Menurut dia, kejahatan digital yang kerap menyasar generasi muda harus menjadi atensi seluruh elemen masyarakat karena mewujudkan ruang digital yang aman perlu peran dam kontribusi semua individu.

"Mengingat sebagian besar aktivitas penggunaan internet juga dilakukan secara personal di ruang privat," kata dia

Oleh karena itu, mantan Ketua Komisi I DPR RI itu mengajak generasi muda untuk lebih bijak dan cerdas menggunakan internet di era perkembangan teknologi saat ini.

Ia mengatakan konten media sosial dapat mempengaruhi cara pandang dan prilaku manusia jika tidak dimanfaatkan dengan cermat dan bijak.

"Internet itu seperti pisau bermata dua. Banyak manfaatnya, tetapi juga banyak dampak buruknya jika tidak digunakan dengan bijak," sebut dia..

Dalam meningkatkan kewaspadaan kejahatan digital, Meutya mengatakan kementerian yang dipimpinnya akan memperkuat literasi digital masyarakat dengan berbagai upaya.

"Literasi digital salah satu tugas Kemkomdigi menurunkan dan mencegah kejahatan digital. Kita akan mendorong masyarakat khususnya generasi muda menjadi duta internet sehat," ujarnya.

Baca juga: Mendikdasmen dukung Peraturan Menkomdigi batasi gawai untuk anak

Baca juga: Aktivitas perempuan Kaltara: PP Tunas langkah positif dan dibutuhkan

Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.