Jakarta (ANTARA) - Gelandang Ekuador Moises Caicedo yakin timnya tidak akan larut dalam kekecewaan dan segera bangkit seusai menelan kekalahan dramatis 0-1 melawan Pantai Gading dalam pertandingan Grup E Piala Dunia 2026, di Stadion Lincoln Financial Field, Amerika Serikat, Senin WIB.

"Kami bermain baik dan mereka (Pantai Gading) juga memberikan segalanya," kata Caicedo dalam laman FIFA.

Dia mengaku kecewa karena timnya tampil kompetitif sepanjang laga, namun gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang didapat.

Malahan Ekuador harus menderita kekalahan menyakitkan akibat gol semata wayang Amad Diallo yang memenangnkan Pantai Gading tepat di pengujung waktu normal.

Baca juga: Amad Diallo antar Pantai Gading kalahkan Ekuador

Meski begitu, Caicedo optimistis Ekuador masih berpeluang besar untuk lolos dari fase grup karena memiliki dua pertandingan lain untuk dijalani, yakni melawan Jerman dan Curacao.

Pemain Chelsea itu mengapresiasi para pendukung Ekuador yang mendukung langsung di stadion dan menciptakan suasana layaknya laga kandang.

Merespons hal itu, Caicedo berjanji bahwa dirinya dan para pemain Ekuador akan berjuang sampai akhir untuk memberikan kegembiraan kepada para fan.

Dalam pertandingan yang berlangsung ketat itu, kedua tim sama-sama menciptakan peluang berbahaya.

Ekuador hampir membuka keunggulan melalui John Yeboah dan Alan Minda, tetapi upaya keduanya masih membentur mistar gawang.

Pantai Gading juga beberapa kali mengancam melalui Elye Wahi dan pemain muda Yan Diomande. Meski demikian, kebuntuan baru pecah pada menit ke-90 ketika Amad Diallo mencetak gol kemenangan setelah memanfaatkan umpan Wilfried Singo.

Baca juga: Pelatih Pantai Gading puji fokus pemain usai tekuk Ekuador 1-0

Baca juga: Iran vs Selandia Baru: Duel striker gaek yang kental aroma politik

Penerjemah: Donny Aditra
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.