Jakarta (ANTARA) - Penari grup idola pria Seventeen, Hoshi, memberikan bantuan dana untuk pembangunan ruang kelas di sebuah sekolah negeri yang ada di Zambia, Afrika Selatan.
Community Chest of Korea mengumumkan bahwa proyek pembangunan ruang kelas sekolah negeri itu dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan belajar baru untuk sekitar 250 anak dari taman kanak-kanak hingga kelas tujuh menurut siaran Soompi pada Senin (15/6).
Proyek ini dilaksanakan menggunakan 100 juta won atau sekitar Rp1,16 miliar yang disumbangkan oleh Hoshi tahun lalu melalui cabang Gyeonggi Utara dari Community Chest of Korea.
Baca juga: SEVENTEEN sumbang dana ke UNESCO untuk bantu pelajar di Laos
Sebelumnya, sekolah itu hanya memiliki dua kelas dan memaksa beberapa tingkatan kelas untuk berbagi ruang dalam kondisi yang buruk. Dengan dukungan baru ini, lima ruang kelas dan fasilitas toilet dibangun, fasilitas yang ada direnovasi, dan siswa sekarang belajar di lingkungan yang lebih luas dan lebih baik.
Selain proyek sekolah, dukungan juga diberikan kepada fasilitas kesejahteraan anak di Kitwe, sebuah kota di Zambia utara.
Bantuan tersebut mencakup perbaikan bangunan tua dan pekerjaan listrik untuk meningkatkan kondisi hidup anak-anak.
Baca juga: Anggota SEVENTEEN perpanjang kontrak dengan PLEDIS Entertainment
Hoshi mengaku bergabung dalam upaya ini dengan harapan anak-anak dapat belajar dan tumbuh di lingkungan yang lebih baik.
"Saya sangat senang membayangkan anak-anak yang akan membangun impian mereka di ruang kelas baru ini, dan saya ingin terus mendukung tempat-tempat yang membutuhkan," katanya.
Sejak bergabung dengan Honor Society Community Chest of Korea pada tahun 2021, Hoshi secara konsisten memberikan donasi untuk berbagai tujuan. Kontribusi terbarunya termasuk mendanai sekolah panti asuhan nasional di Laos pada tahun 2024 dan mendukung tentara Korea Selatan serta menyumbang kepada almamater dan siswa di kota kelahirannya.
Baca juga: S.Coups dan Mingyu SEVENTEEN mulai konser Double Up pada Januari 2026
Baca juga: SEVENTEEN akan hadirkan serial dokumenter pada November
Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.