Jakarta (ANTARA) - Pembalap muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa mengaku lebih siap menghadapi musim perdananya di Kejuaraan Dunia Moto3 Junior 2026 setelah mendapat dukungan fasilitas latihan yang lebih lengkap di Spanyol.

Ramadhipa mengatakan dukungan tersebut membuat persiapannya musim ini lebih matang dibandingkan tahun sebelumnya, ketika ia masih tampil di Moto4 European Talent Cup.

“Tahun ini saya merasa lebih siap karena fasilitas latihan yang mumpuni. Jadi saya bisa berlatih sekeras mungkin dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk tahun ini,” kata Ramadhipa dalam wawancara daring bersama Astra Honda, Senin.

Pembalap 16 tahun itu mengatakan persiapan yang lebih baik menjadi salah satu faktor penting dalam peningkatan performanya. Ia merasa musim ini menuntut kesiapan yang lebih besar karena persaingan di Kejuaraan Dunia Moto3 Junior lebih ketat dan motor yang digunakan juga berbeda.

Baca juga: Ramadhipa jadikan data sebagai 'senjata' bersaing di Moto3 Junior

Ramadhipa sebelumnya tampil di Moto4 European Talent Cup sebelum naik ke Kejuaraan Dunia Moto3 Junior bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team. Pada musim ini, ia menggunakan Honda NSF250RW yang memiliki karakter dan performa berbeda dari motor yang digunakan pada musim sebelumnya.

“Perbedaan motornya cukup jauh. Dari segi geometri sudah berbeda dan dari mesinnya juga sangat berbeda. Jadi saya perlu adaptasi agar bisa tampil bagus,” ujar Ramadhipa.

Ramadhipa menyebut perubahan tersebut menuntut proses adaptasi yang cepat. Meski demikian, ia merasa mampu menyesuaikan diri dengan baik sejak awal musim hingga meraih podium di Barcelona dan kemenangan di Estoril.

Ia mengatakan fasilitas latihan di Spanyol, yang didapatnya bersama struktur tim saat ini, turut membantu proses adaptasi dan peningkatan performa. Selain latihan motor, Ramadhipa juga menjalani latihan fisik, sepeda, gym, serta program pendukung lainnya.

Baca juga: Ramadhipa tak jumawa usai menang di Moto3 Junior Estoril

“Fasilitas yang diberikan Joan Olivé sangat membantu saya. Di sini di Spanyol ada latihan motor, fisik, gym, sepeda, dan juga yang lain. Itu membantu saya memperbaiki diri dan tetap improving setiap hari,” ujar Ramadhipa.

Joan Olivé, mantan pembalap Grand Prix asal Spanyol, kini berada dalam struktur Olivé Racing Service (ORS), yang menjadi bagian dari pengelolaan Junior Talent Team mulai musim 2026.

Menurut Ramadhipa, peningkatan kesiapan tersebut membuat dirinya merasa berada dalam kondisi yang lebih baik dibandingkan musim lalu. Ia mengatakan proses latihan yang konsisten menjadi modal penting untuk menghadapi sisa musim.

“Saya rasa versi diri saya tahun ini lebih baik dari tahun kemarin,” kata Ramadhipa.

Ramadhipa kini berada di posisi kedua klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3 Junior 2026 dengan 51 poin setelah meraih kemenangan pada putaran Estoril, Portugal. Ia terpaut tujuh poin dari pemuncak klasemen sementara asal Italia Giulio Pugliese.

Baca juga: Rama peringkat dua klasemen Moto3 Junior 2026 usai menang di Estoril

Baca juga: Menpora sebut prestasi Ramadhipa bawa inspirasi bagi generasi muda

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.