memberi peluang bagi perusahaan kecil dan menengah dari Jerman untuk mereka dibuka jalan untuk mengadakan investasi di Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Presiden Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier menyatakan dukungannya untuk mempercepat proses ratifikasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) yang dinilai akan membuka peluang besar bagi peningkatan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Jerman.

Dalam pernyataan bersama dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, Presiden Steinmeier menyambut baik perkembangan perundingan IEU-CEPA yang telah berlangsung bertahun-tahun dan kini menuju tahap ratifikasi.

"Kami harap perjanjian IEU CEPA setelah sekian lama, akhirnya ditandatangani. Dengan begitu sampai 90 persen dari bea cukai ditiadakan. Dan kami juga di Jerman merasa tetap bertanggung jawab untuk segera meratifikasikan perjanjian ini," kata Presiden Steinmeier.

Menurut Presiden Steinmeier, IEU-CEPA memiliki potensi besar untuk mendorong investasi baru, termasuk membuka jalan bagi perusahaan kecil dan menengah Jerman untuk memperluas investasinya di Indonesia.

Selain itu, perjanjian tersebut diyakini dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kolaborasi antara perusahaan-perusahaan Indonesia dan Jerman, khususnya di bidang inovasi dan pengembangan teknologi.

"Perjanjian ini mengandung potensi yang sangat besar dan dengan itu dimungkinkan investasi baru dan juga memberi peluang bagi perusahaan kecil dan menengah dari Jerman untuk mereka dibuka jalan untuk mengadakan investasi di Indonesia," terang Presiden Steinmeier.

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier sepakat memperkuat hubungan ekonomi kedua negara melalui peningkatan perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan.

Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia dan Jerman untuk terus memperluas kerja sama ekonomi di berbagai sektor strategis.

"Kami sepakat untuk terus meningkatkan volume perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan," ujar Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya hubungan antara Indonesia dan Eropa. Menurutnya, penyelesaian perundingan IEU-CEPA akan memberikan manfaat besar bagi dunia usaha di kedua kawasan.

Ia berharap Jerman dapat terus berperan aktif dalam mendorong proses finalisasi perjanjian tersebut di tingkat internal Uni Eropa.

"Kami berharap Jerman akan terus memainkan peran aktif dalam proses finalisasi perjanjian di internal Eropa sehingga dapat segera memberikan manfaat konkret bagi dunia usaha di kedua kawasan," ucapnya.

Selain melalui kerja sama perdagangan, hubungan Indonesia dan Jerman juga diperkuat melalui program Competitiveness Industrial Modernization and Trade Acceleration Program (CITA) yang bertujuan meningkatkan daya saing industri dan mempercepat perdagangan.

Presiden Prabowo turut mengundang investor Jerman untuk memperluas investasinya di Indonesia, khususnya pada sektor-sektor prioritas yang tengah dikembangkan pemerintah.

Baca juga: Presiden Prabowo undang Jerman garap mineral kritis dan tanah jarang

Baca juga: RI dan Jerman sepakat tingkatkan volume perdagangan dan investasi

Baca juga: Kadin yakin investor Jerman antusias tingkatkan investasi di RI

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.