Jakarta (ANTARA) - Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) 3x3 Women's Series 2026 di Orleans, Prancis, pada 19-20 Juni, akan menghadirkan persaingan ketat 16 tim dari berbagai negara yang memburu pencapaian prestasi dan poin peringkat.
Laman FIBA 3x3, Senin, menyatakan Neftchi SOCAR dari Azerbaijan datang sebagai unggulan pertama, setelah tampil konsisten sepanjang musim dan menempatkan diri sebagai salah satu tim elite dalam rangkaian Women's Series 2026.
Persaingan diperkirakan berlangsung sengit karena tim unggulan kedua Amsterdam dari Belanda dan unggulan ketiga Spanyol juga hadir dengan kekuatan terbaik mereka.
Kedua tim tersebut selama beberapa musim terakhir menjadi pesaing utama dalam berbagai kompetisi basket 3x3 internasional.
Unggulan keempat jatuh kepada Beijing dari China, yang turut menjadi sorotan setelah menunjukkan performa impresif di sejumlah seri sebelumnya.
Sementara itu, Chile dan Italia yang menempati unggulan kelima dan keenam dinilai memiliki kualitas serta pengalaman yang cukup untuk bersaing memperebutkan podium.
Tuan rumah Prancis akan mengandalkan Paris Region IDF dan France U25 yang masing-masing menjadi unggulan ketujuh dan ke-16.
Kehadiran kedua tim tersebut diharapkan mampu menarik dukungan publik lokal, sekaligus memberikan tantangan bagi para unggulan.
Uganda yang menempati unggulan kedelapan juga bertekad melanjutkan perkembangan positif mereka di kancah internasional.
Selain itu, Mitsubishi Electric dari Jepang, Irlandia, Kenya, Hungaria, Prague dari Republik Ceko, Slovakia, dan Puerto Rico siap menciptakan kejutan.
Babak utama (main draw) akan dibagi ke dalam empat grup yakni A, B, C, dan D, yang masing-masing dihuni tiga tim.
Sebelum main draw, sebanyak enam tim harus melalui babak kualifikasi (qualification draw) yang terbagi atas grup A dan B terlebih dahulu.
Dua tim terbaik di setiap grup kualifikasi itu, akan bergabung dalam grup C dan D yang ada di babak utama.
Baca juga: Timnas putra Latvia dan putri AS juara Piala Dunia 3x3 2026
Penerjemah: Donny Aditra
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.