New York (ANTARA) - Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Türk, mengatakan pasukan Israel telah membunuh hampir 1.000 warga Palestina sejak gencatan senjata di Jalur Gaza diumumkan pada Oktober lalu.
Menurutnya, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil.
Dalam pidato sesi ke-62 Dewan HAM, Türk mengatakan otoritas Israel mendorong warga Palestina ke wilayah yang semakin sempit dan membatasi penyaluran bantuan kemanusiaan.
Ia menambahkan bahwa di Tepi Barat, pasukan dan pemukim Israel mempercepat penghancuran komunitas dan pencaplokan wilayah.
Ia juga mengungkapkan bahwa hingga kini pasukan Zionis telah membunuh 57 orang, melukai hampir 1.300 orang, menangkap ratusan orang, serta mengeluarkan 23 perintah penyitaan tanah.
Türk mengatakan, "Sejumlah pejabat senior Israel terang-terangan berbicara soal pengusiran seluruh warga Palestina dari Gaza, dan penghapusan kemungkinan berdirinya negara Palestina yang layak. Semua ini sepenuhnya ilegal."
Sumber: WAFA
Baca juga: ICRC: Ribuan jenazah di Jalur Gaza terancam tak dapat diidentifikasi
Baca juga: Sembilan warga tewas di Gaza City tewas akibat serangan udara Israel
Baca juga: Indonesia kutuk rencana Zionis kuasai 70 persen wilayah Jalur Gaza
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.