Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif untuk melayani dan mengamankan aksi penyampaian pendapat oleh sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa di Jakarta, Rabu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan bahwa seluruh personel di lapangan telah diinstruksikan untuk menghindari sikap arogan demi menjaga suasana tetap kondusif.
"Prinsipnya kami hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Anggota di lapangan diarahkan bertindak humanis, persuasif, dan tetap sesuai prosedur," kata Budi di Jakarta, Rabu.
Budi menambahkan, para petugas juga diingatkan agar tidak mengeluarkan ucapan maupun tindakan yang berpotensi memicu ketegangan dengan massa aksi.
"Kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat. Mari bersama-sama menjaga Jakarta tetap aman, tertib, dan kondusif," ujar Budi.
Ribuan personel gabungan tersebut akan disebar di sejumlah titik konsentrasi massa, antara lain kawasan Monumen Nasional (Monas), Bundaran HI/Dukuh Atas, Gedung DPR/MPR RI, serta titik-titik pengaturan lalu lintas di sekitarnya.
Baca juga: Polda Metro Jaya petakan empat titik aksi di Jakarta
Adapun rincian kekuatan pengamanan yang dikerahkan meliputi Polda Metro Jaya sebanyak 3.147 personel, BKO Mabes Polri sebanyak 1.300 personel,
TNI sebanyak 500 personel, pemadam kebakaran (Damkar) sebanyak 14 personel.
Budi menambahkan tidak hanya fokus pada pengamanan massa aksi, Polda Metro Jaya juga menaruh perhatian pada kenyamanan warga pengguna jalan yang tetap harus beraktivitas di sekitar lokasi unjuk rasa.
Personel lalu lintas telah disiagakan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan. Kendati demikian, skema rekayasa arus lalu lintas hanya akan dilakukan secara situasional dengan melihat dinamika perkembangan di lapangan agar tidak mengganggu aktivitas publik secara luas.
"Pengaturan lalu lintas bersifat situasional. Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi agar menyesuaikan perjalanan dan mengikuti arahan petugas," tutur Budi.
Pihak kepolisian juga mengetuk kesadaran para peserta aksi agar menjaga komitmen penyampaian pendapat secara damai, tertib, dan tidak mudah terprovokasi, sehingga hak bersuara dapat terpenuhi tanpa mengorbankan ketertiban umum.
Baca juga: Kapolda Metro perintahkan anggota kawal aksi unjuk rasa secara humanis
Baca juga: Polisi siagakan 4.576 personel gabungan amankan unjuk rasa di Jakarta
Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.