jika dinamika di lapangan mendesak, BNPB siap memobilisasi hunian sementara (huntara) berkonsep bongkar pasang atau knockdown bagi warga yang kehilangan tempat tinggal utamanya.

Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjamin dukungan penuh pemerintah pusat untuk perbaikan rumah milik warga yang mengalami kerusakan, akibat guncangan gempa bumi 6,7 magnitudo di Sulawesi Tengah.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, mengatakan skema bantuan stimulan yang disiapkan meliputi Rp15 juta untuk rusak ringan, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp60 juta untuk kategori rusak berat atau dibangunkan rumah baru.

"Skema penggantian atau perbaikan rumah rusak ini selalu ada di setiap kejadian bencana. Pemerintah Kabupaten Sigi saat ini sedang menetapkan status tanggap darurat, dan kami juga memberikan Dana Tunggu Hunian (DTH) sesuai kebutuhan lapangan," kata dia.

Abdul menambahkan, jika dinamika di lapangan mendesak, BNPB siap memobilisasi hunian sementara (huntara) berkonsep bongkar pasang atau knockdown bagi warga yang kehilangan tempat tinggal utamanya.

Hingga saat ini, tim gabungan yang dipimpin pejabat eselon II dari Deputi Tanggap Darurat BNPB bersama BPBD dan TNI/Polri masih melakukan verifikasi dan validasi data cepat berbasis desa di seluruh wilayah terdampak.

Direktorat Pudalops BNPB melaporkan gempa bumi 6,7 magnitudo yang terjadi Selasa (16/6) itu berdampak signifikan di sejumlah wilayah. Dampak terparah di Kabupaten Sigi, sedikitnya 1.074 unit rumah rusak ringan, 110 unit rumah rusak sedang, 30 unit rumah rusak berat, serta kerusakan pada 33 fasilitas ibadah, empat perkantoran, dua sekolah, dan satu jembatan.

Sementara itu, dampak kerusakan di Kota Palu terdata menimpa 20 unit rumah warga, satu fasilitas umum, satu tempat usaha, serta satu jembatan yang mengalami keretakan struktur pada titik persambungan namun masih bisa dilewati secara terbatas.

Untuk wilayah Kabupaten Poso, gempa merusak lima unit rumah warga dengan rincian tiga unit rusak ringan dan dua lainnya masih dalam asesmen, di samping adanya laporan mengenai satu ruas jalan desa yang mengalami keretakan signifikan.

Selanjutnya, pendataan di Kabupaten Parigi Moutong mencatat sedikitnya 15 unit rumah warga mengalami kerusakan fisik, di mana kriteria keparahan strukturnya sejauh ini masih berada dalam proses verifikasi lebih lanjut oleh petugas lapangan.

Abdul mengonfirmasi akses jalan provinsi yang menghubungkan koridor Palu-Sigi-Poso saat ini dalam kondisi amblas sehingga BNPB segera berkoordinasi dengan Dinas PU Sulawesi Tengah untuk membuka jalur alternatif guna mengamankan distribusi logistik.

Baca juga: Gempa magnitudo 6,7 Sulteng rusak 787 rumah di Kabupaten Sigi

Baca juga: IABI: Gempa magnitudo 6,7 di Palu alarm bagi mitigasi sesar lokal

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.