Beijing (ANTARA) - China sangat prihatin atas situasi terkini antara Lebanon dan Israel serta menyatakan bahwa kedaulatan dan keamanan Lebanon tidak boleh dilanggar, demkian disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian.

Lin menyatakan hal itu dalam sebuah konferensi pers harian saat diminta berkomentar perihal sejumlah laporan media yang menyebutkan bahwa meski poin pertama perjanjian Amerika Serikat (AS)-Iran menyerukan penghentian perang di semua front, serangan terhadap Lebanon masih berlangsung.

China mengharapkan pihak-pihak terkait dapat bersikap bijaksana terkait ucapan dan tindakan mereka, berpegang teguh pada perdamaian, dan secara sungguh-sungguh menerapkan gencatan senjata untuk memungkinkan penghentian permusuhan secara menyeluruh dan permanen sekaligus menciptakan kondisi yang kondusif bagi terciptanya perdamaian dan ketenteraman di Timur Tengah.

Pewarta: Xinhua
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.