Balikpapan (ANTARA) - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menegaskan kemajuan ekonomi daerah sangat bergantung pada pergerakan sektor UMKM, karena sektor ini sebagai tulang punggung ekonomi lokal yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat bawah hingga ke pelosok daerah.
"Ketika UMKM di suatu wilayah tumbuh subur, roda ekonomi daerah tersebut akan berputar lebih cepat secara mandiri tanpa harus bergantung penuh pada pemerintah pusat," ujar Menteri Maman saat membuka Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Balikpapan, Rabu.
Menteri Maman menambahkan, syarat dasar kemajuan ekonomi wilayah adalah saat UMKM mampu bergerak, tumbuh, dan maju bersama lewat dukungan penuh pemerintah daerah.
Oleh karena itu, lanjutnya, adanya festival ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi pelaku usaha mikro untuk naik kelas, memperkuat daya saing, mempercepat pengentasan kemiskinan, serta menciptakan lapangan kerja baru.
Baca juga: BP BUMN: Hilirisasi SDA hingga UMKM jadi sektor prioritas Himbara
"Hal penting adalah agar UMKM kita tidak berjalan sendiri, tetapi mendapatkan dukungan dan perlindungan untuk terus berkembang," tegasnya.
Festival yang mengusung tema "UMKM Terkoneksi, Tumbuh Berinovasi" ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 17–18 Juni 2026.
Perhelatan perdana ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Kewirausahaan dan UMKM yang dirancang khusus untuk mendukung Program Kesejahteraan Rakyat (Prokesra), salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Merespons hal tersebut, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen Kementerian UMKM.
Pewarta: Arumanto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.