Jakarta (ANTARA) - PT PLN Indonesia Power (PLN IP) Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bali mengonservasi hutan dan memberdayakan masyarakat melalui program Pesraman Agung.
Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, mengatakan program Pesraman Agung hadir sebagai model pemberdayaan berbasis konservasi hutan lindung yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, budaya, dan ekonomi secara menyeluruh di kawasan Hutan Bambu Sandan, Tabanan, Bali.
"Program ini dirancang untuk membuktikan bahwa konservasi lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan beriringan," jelasnya.
Melalui kolaborasi yang melibatkan 17 pemangku kepentingan mulai dari unsur pemerintah, akademisi, komunitas, dan sektor swasta, program ini sukses memberikan dampak nyata bagi masyarakat penjaga hutan di sekitar kawasan.
Baca juga: Koster minta tambah jadwal kapal barang Nusa Penida buat tekan harga
"Kami percaya bahwa keberhasilan perusahaan tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan di sekitarnya. Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa transisi energi yang berkelanjutan harus inklusif dan menyentuh untuk kehidupan nyata masyarakat," ujarnya.
Bernadus melanjutkan salah satu keberhasilan utama program ini adalah terwujudnya akses air yang berkeadilan bagi masyarakat.
Sebanyak 55 kepala keluarga kini menikmati akses air bersih, sementara 86 petak lahan pertanian seluas 74 hektare mendapatkan akses irigasi yang memadai.
Inovasi teknologi berupa hybrid water pump system dan pompa hidran menjadi tulang punggung sistem pengelolaan air yang berkelanjutan dan menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses.
Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.