Jakarta (ANTARA) - Mastercard-CrescentRating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2026 mengumumkan bahwa Indonesia menduduki peringkat 2 sebagai negara ramah wisatawan Muslim.

"Indonesia telah berhasil meningkat dari ke-5 tahun lalu ke ke-2 tahun ini. Kami optimis untuk menemukan posisi kami sebagai Muslim tertinggi di dunia global pada tahun depan," kata Sekretaris Kementerian Pariwisata Bayu Aji dalam acara penghargaan GMTI 2026 yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis.

Posisi Indonesia pada tahun ini naik tiga peringkat dari tahun sebelumnya yang menduduki posisi kelima. Peringkat kali ini membawa Indonesia tepat berada di bawah Malaysia, dan bersanding dengan Arab Saudi dan Turki.

Baca juga: Wisata halal, "soft power" baru Indonesia di dunia Muslim

Sedangkan peringkat di bawahnya di antaranya disusul oleh Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, Iran, Kuwait, Oman dan Singapura.

"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada tim kami yang telah memberikan usaha keras dan dedikasi yang luar biasa," tambah Bayu Aji.

Founder & CEO CrescentRating HalalTrip Fazal Bahardeen menyampaikan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang terus berkembang sebagai destinasi multikultural terkemuka, menawarkan pengalaman spiritual yang kaya dan keindahan alam yang menakjubkan bagi wisatawan Muslim.

Baca juga: Kemenpar ingin Gorontalo dijadikan destinasi ramah muslim

Dengan inisiatif pemangku kepentingan yang kuat dan dukungan masyarakat, destinasi ini telah melakukan upaya signifikan untuk meningkatkan sektor pariwisata Halal melalui acara-acara besar yang canggih, misalnya, pameran Halal.

Indonesia memadukan kebutuhan berbasis agama dengan penawaran rekreasi yang menarik. Makanan bersertifikat Halal juga memberikan ketenangan pikiran bagi wisatawan saat bepergian, bersama dengan fasilitas sholat yang bersih di bandara, pusat perbelanjaan, dan ruang publik.

Pihak penyelenggara juga menilai bahwa Indonesia selalu memastikan pengalaman yang sangat aman, nyaman, dan ramah bagi semua pengunjung Muslim.

Dalam kesempatan itu, Jawa Barat turut meraih penghargaan “Most Promosing Muslim-Friendly Region of the Year” untuk tahun ini.

Baca juga: Kemenpar dan BPJH kolaborasi tingkatkan layanan wisata ramah Muslim

Baca juga: Pariwisata halal Indonesia berada di peringkat dua dalam GMTI 2022

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.