Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan fenomena hari tanpa hujan memicu terjadinya bencana kekeringan hingga krisis air bersih yang melanda sejumlah kawasan di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa fenomena kekeringan meteorologis tersebut terjadi secara kontras di tengah kondisi sejumlah wilayah tanah air lainnya yang masih dilanda bencana hidrometeorologi basah berupa banjir.
"Meskipun banjir saat ini melanda sejumlah wilayah, fenomena hari tanpa hujan yang memicu kekeringan juga dilaporkan melanda beberapa tempat, salah satu yang terbaru teridentifikasi di wilayah Kabupaten Pasuruan," kata dia.
Abdul memaparkan berdasarkan laporan berkala dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, krisis pasokan air bersih tersebut secara resmi dilaporkan terjadi pada Kamis (18/6) pagi sekitar pukul 07.30 WIB.
Baca juga: Pakar ITB: Cimahi terancam krisis air bersih akibat eksploitasi tanah
Pusdalops BNPB mengonfirmasi, titik wilayah yang kekeringan akibat minimnya intensitas curah hujan tersebut terkonsentrasi di Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan.
Adapun cakupan populasi masyarakat yang terdampak langsung akibat penurunan debit sumber air di wilayah hilir Pasuruan tersebut dilaporkan mencapai sedikitnya 211 kepala keluarga (KK).
Merespons kedaruratan tersebut, Abdul mengatakan bahwa tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Pasuruan bersama jajaran terkait telah melakukan gerak taktis di lapangan dengan mendistribusikan pasokan air bersih menggunakan armada truk tangki secara berkala kepada para warga di pos penampungan.
BNPB dalam hal ini mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat di kawasan rawan untuk mengoptimalkan manajemen pengelolaan sumber daya air serta mematangkan langkah mitigasi guna mengantisipasi perluasan dampak kekeringan sampai dengan puncak kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Agustus.
Baca juga: Kemarau ekstrem, BPBD Kotawaringin Timur waspada kekeringan & karhutla
Baca juga: BNPB: Ribuan liter air dipasok atasi kekeringan di Jabar dan Jateng
Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.